Multiple Myeloma: Gejala, Penyebab, dan Risikonya

Apa Itu Mieloma Multipel?

Mieloma multipel

Multiple myeloma adalah suatu jenis kanker yang mempengaruhi sel-sel plasma. Sel plasma adalah sejenis sel darah putih yang ditemukan di sumsum tulang, yang merupakan jaringan lunak pada sebagian besar tulang Anda yang dapat menghasilkan sel darah. Di sumsum tulang, sel plasma membuat antibodi. Ini adalah protein yang membantu tubuh Anda melawan penyakit dan infeksi.

Multiple myeloma terjadi ketika sel plasma abnormal berkembang di sumsum tulang dan mereproduksi dirinya dengan sangat cepat. Reproduksi cepat sel-sel myeloma ganas, atau kanker, pada akhirnya lebih besar daripada produksi sel-sel sehat di sumsum tulang. Akibatnya, sel kanker mulai menumpuk pada sumsum tulang, memadatkan sel darah putih dan juga sel darah merah yang sehat.

Seperti sel darah sehat, sel kanker mencoba membuat antibodi. Namun, mereka hanya dapat menghasilkan antibodi abnormal yang disebut protein monoklonal, atau protein M. Ketika antibodi berbahaya ini berkumpul di dalam tubuh, mereka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan masalah serius lainnya.

Jenis-jenis multiple myeloma

Ada dua jenis utama dari multiple myeloma yang dikategorikan berdasarkan pengaruhnya terhadap tubuh:

  • Myeloma indolen tidak menyebabkan gejala yang nyata. Biasanya berkembang secara perlahan dan tidak menyebabkan tumor tulang. Hanya sedikit peningkatan pada protein M dan sel plasma M yang terlihat.
  • Plasmacytoma soliter menyebabkan terbentuknya tumor, biasanya teradapat pada tulang. Jenis ini dapat merespon pengobatan dengan baik, tetapi perlu pemantauan yang ketat.

Apa saja gejala multiple myeloma?

Gejala multiple myeloma sangat bervariasi tergantung orangnya. Awalnya, gejala mungkin tidak terlihat. Namun, seiring perkembangan penyakit, kebanyakan orang akan mengalami setidaknya satu dari empat jenis gejala utama. Gejala-gejala ini umumnya disebut oleh singkatan CRAB, yang merupakan singkatan dari:

  • calcium (kalsium)
  • renal failure (gagal ginjal)
  • anemia (anemia)
  • bone damage (kerusakan tulang)

Tingginya kadar kalsium dalam darah berasal dari tulang yang terkena bocor kalsium. Terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan:

  • rasa haus yang ekstrim
  • mual
  • muntah
  • sakit perut
  • kehilangan selera makan

Pikiran yang bingung dan sembelit juga merupakan gejala umum peningkatan kadar kalsium.

Gagal ginjal dapat disebabkan oleh tingginya kadar protein M dalam tubuh.

Anemia adalah suatu kondisi dimana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ini terjadi ketika sel kanker melebihi jumlah sel darah merah pada sumsum tulang. Anemia sering menyebabkan kelelahan, pusing, dan lekas marah.

Cidera dan patah tulang terjadi ketika sel-sel kanker menyerang tulang dan sumsum tulang. Luka ini muncul sebagai lubang pada gambar sinar-X. Kondisi tersebut sering menyebabkan nyeri pada tulang, terutama pada:

  • punggung
  • panggul
  • tulang iga
  • tengkorak

Gejala lainnya dari multiple myeloma mungkin diantaranya adalah:

  • kelemahan atau mati rasa, terutama pada kaki
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • kebingungan pikiran
  • masalah pada buang air kecil
  • mual
  • muntah
  • infeksi berulang
  • kehilangan penglihatan atau masalah penglihatan

Apa yang menyebabkan multiple myeloma?

Penyebab pasti dari multiple myeloma tidak diketahui. Namun, itu dimulai dengan satu sel plasma abnormal yang dengan cepat berlipat ganda pada sumsum tulang lebih banyak dari yang seharusnya.

Sel-sel myeloma kanker yang dihasilkan tidak memiliki siklus hidup yang normal. Alih-alih melipatgandakan dan akhirnya mati, yang terjadi malah terus membelah tanpa batas. Ini dapat membanjiri tubuh dan merusak produksi sel-sel sehat.

Apa faktor risiko untuk multiple myeloma?

Orang-orang memiliki risiko lebih tinggi terkena multiple myeloma jika mereka:

  • pria
  • lebih dari 50 tahun
  • kelebihan berat badan atau obesitas
  • terkena radiasi
  • bekerja di industri perminyakan

Faktor risiko lain dari multiple myeloma adalah riwayat gammopathy monoklonal dengan signifikansi yang belum ditentukan (Monoclonal Gammopathy of Undetermined Significance/MGUS). Ini adalah kondisi yang menyebabkan sel plasma menghasilkan protein M. Biasanya kondisi ini tidak menimbulkan masalah. Namun, MGUS terkadang dapat berkembang menjadi multiple myeloma di waktu berikutnya.

Bagaimana multiple myeloma didiagnosis?

Dokter sering mendeteksi multiple myeloma sebelum gejalanya muncul. Pemeriksaan fisik rutin, tes darah, dan tes urin dapat mengungkap bukti adanya kanker ini.

Akan diperlukan lebih banyak tes jika dokter Anda menemukan tanda-tanda myeloma bahkan ketika Anda tidak memiliki gejala. Dengan menggunakan tes-tes berikut ini, dokter Anda dapat memantau perkembangan penyakit dan menentukan apakah Anda memerlukan perawatan atau tidak.

Tes darah dan urin

Tes darah dan urin digunakan untuk memeriksa protein M. Protein ini dapat disebabkan oleh multiple myeloma atau kondisi lainnya. Sel-sel kanker juga membuat protein yang disebut beta-2 microglobulin, yang dapat ditemukan dalam darah. Tes darah juga dapat digunakan untuk menilai:

  • persentase sel plasma di sumsum tulang
  • fungsi ginjal
  • jumlah sel darah
  • kadar kalsium
  • kadar asam urat

Tes pencitraan

Sinar-X, MRI scan, atau CT scan dapat digunakan untuk menentukan apakah tulang telah dirusak oleh multiple myeloma.

Biopsi

Selama biopsi, dokter Anda mengambil sampel kecil dari sumsum tulang dengan jarum panjang. Setelah sampel diperoleh, kemudian diperiksa adanya sel kanker di laboratorium. Berbagai tes dapat menentukan jenis kelainan pada sel dan seberapa cepat sel berkembang biak.

Jenis tes ini digunakan untuk menentukan apakah Anda mengalami multiple myeloma atau kondisi lainnya. Jika multiple myeloma ditemukan, tes dapat menunjukkan seberapa jauh myeloma berkembang. Ini dikenal sebagai stadium kanker.

Hasil tes

Multiple myeloma ditunjukkan dengan melihat:

  • jumlah sel darah
  • kadar protein dalam darah dan urin
  • kadar kalsium dalam darah

Hasil tes diagnostik lainnya juga dapat digunakan.

Ada dua cara untuk menunjukkan hasil dari multiple myeloma. Sistem Durie-Salmon didasarkan pada kadar protein M, kalsium, dan sel darah merah serta tingkat kerusakan tulang. Sistem Staging Internasional (International Staging System) didasarkan pada kadar plasma darah dan beta-2 mikroglobulin.

Kedua sistem membagi kondisi menjadi tiga tahap, dengan tahap ketiga menjadi yang paling parah. Hasilnya akan membantu dokter Anda menentukan pandangan dan pilihan perawatan Anda.

Bagaimana multiple myeloma diobati?

Tidak ada obat untuk penyait multiple myeloma. Namun, ada perawatan yang dapat membantu meringankan rasa sakit, mengurangi komplikasi, dan memperlambat perkembangan penyakit. Perawatan hanya digunakan jika penyakitnya semakin parah.

Dokter Anda kemungkinan tidak menyarankan pengobatan jika Anda tidak mengalami gejala apa pun. Sebagai gantinya, dokter Anda akan memonitor dengan cermat kondisi Anda terhadap tanda-tanda adanya penyakit ini sedang berkembang. Ini sering melibatkan tes darah dan urin secara teratur.

Jika Anda memerlukan perawatan, opsi umum meliputi hal berikut:

Terapi yang ditargetkan

Obat terapi yang ditargetkan memblokir bahan kimia dalam sel myeloma yang menghancurkan protein, menyebabkan sel kanker mati. Obat-obatan yang dapat digunakan selama terapi yang ditargetkan termasuk bortezomib (Velcade) dan carfilzomib (Kyprolis). Keduanya diberikan secara intravena, atau melalui vena di lengan Anda.

Terapi biologis

Obat-obatan terapi biologis menggunakan sistem kekebalan tubuh Anda untuk menyerang sel-sel myeloma. Bentuk pil thalidomide (Thalomid), lenalidomide (Revlimid), atau pomalidomide (Pomalyst) biasanya digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Lenalidomide mirip dengan thalidomide, tetapi memiliki efek samping yang lebih sedikit. Tampaknya juga lebih kuat.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah bentuk terapi obat yang agresif yang membantu membunuh sel-sel yang tumbuh dengan cepat, termasuk sel-sel myeloma. Obat kemoterapi sering diberikan dalam dosis tinggi, terutama sebelum transplantasi sel induk. Obat-obatan dapat diberikan secara intravena atau dikonsumsi dalam bentuk pil.

Kortikosteroid

Kortikosteroid, seperti prednison dan deksametason, sering digunakan untuk mengobati mieloma. Mereka dapat menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi peradangan dalam tubuh, sehingga mereka sering efektif dalam menghancurkan sel-sel myeloma. Mereka dapat diambil dalam bentuk pil atau diberikan secara intravena.

Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi yang kuat untuk merusak sel-sel myeloma dan menghentikan pertumbuhannya. Jenis perawatan ini kadang-kadang digunakan untuk membunuh sel-sel myeloma dengan cepat pada area tertentu dari tubuh. Sebagai contoh, itu dapat dilakukan ketika sekelompok sel plasma abnormal membentuk tumor yang disebut plasmacytoma yang menyebabkan rasa sakit atau menghancurkan tulang.

Transplantasi sel induk (stem cell)

Transplantasi sel induk melibatkan penggantian sumsum tulang yang sakit dengan sumsum tulang yang sehat dari donor. Sebelum prosedur dilakukan, sel-sel induk pembentuk darah dikumpulkan dari darah Anda. Multiple myeloma kemudian diobati dengan terapi radiasi atau kemoterapi dosis tinggi. Setelah jaringan yang sakit dapat dihancurkan, sel-sel induk dapat diinfuskan ke dalam tubuh Anda, di mana mereka bergerak ke dalam tulang dan mulai membangun kembali sumsum tulang.

Pengobatan alternatif

Pengobatan alternatif telah menjadi cara populer untuk mengatasi gejala multiple myeloma dan efek samping dari perawatan untuk kondisi tersebut. Meskipun mereka tidak dapat mengobati multiple myeloma, Anda mungkin dapat konsutasi dengan dokter Anda tentang:

  • akupunktur
  • aromaterapi
  • pijat
  • meditasi
  • metode relaksasi

Diskusikan terapi alternatif dengan dokter Anda sebelum mencobanya untuk memastikan pengobatan tersebut aman bagi kesehatan Anda.

Apa komplikasi yang terkait dengan multiple myeloma?

Multiple myeloma dapat menyebabkan banyak komplikasi, tetapi biasanya dapat diobati:

  • Nyeri punggung dapat diobati dengan obat-obatan atau penyangga punggung.
  • Komplikasi ginjal diobati dengan dialisis atau transplantasi ginjal.
  • Infeksi dapat diobati dengan antibiotik.
  • Keropos tulang bisa diperlambat atau dicegah dengan terapi obat.
  • Anemia dapat diobati dengan erythropoietin. Obat ini merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel darah merah.

Mengatasi multiple myeloma

Jika Anda menerima beberapa diagnosis myeloma, Anda mungkin perlu melakukan satu atau lebih dari hal berikut ini:

Pelajari lebih lanjut tentang multiple myeloma

Mendidik diri sendiri dengan belajar tentang multiple myeloma sehingga Anda dapat membuat keputusan tentang perawatan Anda. Bicaralah dengan dokter Anda tentang pilihan perawatan Anda dan efek samping dari perawatan yang dilakukan.

National Cancer Institute dan International Myeloma Foundation juga dapat memberi Anda informasi lebih lanjut tentang multiple myeloma.

Menetapkan sistem pendukung

Bangun sistem pendukung dengan mengumpulkan sekelompok teman dan anggota keluarga yang dapat memberikan bantuan atau dukungan emosional ketika Anda sedang membutuhkannya. Kelompok pendukung juga dapat membantu dan dapat ditemukan secara online.

Tetapkan tujuan yang masuk akal

Tetap termotivasi dengan menetapkan tujuan yang masuk akal yang memberi Anda rasa kontrol atas kondisi Anda. Namun, jangan menetapkan tujuan yang terlalu tinggi. Melakukan hal itu dapat menyebabkan kelelahan dan frustrasi. Misalnya, Anda mungkin tidak dapat bekerja 40 jam penuh per minggu, tetapi Anda mungkin masih dapat bekerja paruh waktu.

Fokus pada kesehatan Anda secara keseluruhan

Pastikan Anda makan makanan yang sehat dan cukup tidur. Dapatkan manfaat untuk melakukan olahraga dengan intensitas rendah, seperti berjalan atau yoga selama beberapa kali per minggu. Menjaga tubuh dan pikiran Anda tetap sehat mungkin dapat membantu Anda mengatasi stres dan kelelahan yang mungkin Anda alami ketika menderita kanker. Untuk memastikan Anda mendapat cukup waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri, janganlah membebani kegiatan Anda.

Bagaimana prospek orang dengan multiple myeloma?

Orang yang baru saja menerima diagnosis multiple myeloma mungkin tidak mengalami gejala selama beberapa tahun. Setelah penyakit tersebut berkembang dan gejalanya benar-benar terjadi, kebanyakan orang merespons pengobatan dengan baik. Namun, komplikasi serius dapat berkembang, bahkan setelah bertahun-tahun setelah pengobatan berhasil dilakukan.

Jadwal yang tepat untuk penyakit ini sulit diprediksi, tetapi menurut American Cancer Society, tingkat kelangsungan hidup rata-rata untuk tiga tahap multiple myeloma adalah:

  • Tahap 1: 62 bulan, yaitu sekitar lima tahun
  • Tahap 2: 44 bulan, yaitu sekitar tiga hingga empat tahun
  • Tahap 3: 29 bulan, yaitu sekitar dua hingga tiga tahun

Penting untuk diingat bahwa ini adalah perkiraan umum berdasarkan hasil sebelumnya dari banyak orang yang memiliki multiple myeloma. Pandangan spesifik Anda tergantung pada berbagai faktor, termasuk usia Anda, kesehatan secara keseluruhan, dan seberapa baik kanker Anda merespons terhadap pengobatan. Bicaralah dengan dokter Anda tentang situasi khusus Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemikiran Anda.