Categories
Uncategorized

Multiple Myeloma: Gejala, Penyebab, dan Risikonya

Apa Itu Mieloma Multipel?

Mieloma multipel

Multiple myeloma adalah suatu jenis kanker yang mempengaruhi sel-sel plasma. Sel plasma adalah sejenis sel darah putih yang ditemukan di sumsum tulang, yang merupakan jaringan lunak pada sebagian besar tulang Anda yang dapat menghasilkan sel darah. Di sumsum tulang, sel plasma membuat antibodi. Ini adalah protein yang membantu tubuh Anda melawan penyakit dan infeksi.

Multiple myeloma terjadi ketika sel plasma abnormal berkembang di sumsum tulang dan mereproduksi dirinya dengan sangat cepat. Reproduksi cepat sel-sel myeloma ganas, atau kanker, pada akhirnya lebih besar daripada produksi sel-sel sehat di sumsum tulang. Akibatnya, sel kanker mulai menumpuk pada sumsum tulang, memadatkan sel darah putih dan juga sel darah merah yang sehat.

Seperti sel darah sehat, sel kanker mencoba membuat antibodi. Namun, mereka hanya dapat menghasilkan antibodi abnormal yang disebut protein monoklonal, atau protein M. Ketika antibodi berbahaya ini berkumpul di dalam tubuh, mereka dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan masalah serius lainnya.

Jenis-jenis multiple myeloma

Ada dua jenis utama dari multiple myeloma yang dikategorikan berdasarkan pengaruhnya terhadap tubuh:

  • Myeloma indolen tidak menyebabkan gejala yang nyata. Biasanya berkembang secara perlahan dan tidak menyebabkan tumor tulang. Hanya sedikit peningkatan pada protein M dan sel plasma M yang terlihat.
  • Plasmacytoma soliter menyebabkan terbentuknya tumor, biasanya teradapat pada tulang. Jenis ini dapat merespon pengobatan dengan baik, tetapi perlu pemantauan yang ketat.

Apa saja gejala multiple myeloma?

Gejala multiple myeloma sangat bervariasi tergantung orangnya. Awalnya, gejala mungkin tidak terlihat. Namun, seiring perkembangan penyakit, kebanyakan orang akan mengalami setidaknya satu dari empat jenis gejala utama. Gejala-gejala ini umumnya disebut oleh singkatan CRAB, yang merupakan singkatan dari:

  • calcium (kalsium)
  • renal failure (gagal ginjal)
  • anemia (anemia)
  • bone damage (kerusakan tulang)

Tingginya kadar kalsium dalam darah berasal dari tulang yang terkena bocor kalsium. Terlalu banyak kalsium dapat menyebabkan:

  • rasa haus yang ekstrim
  • mual
  • muntah
  • sakit perut
  • kehilangan selera makan

Pikiran yang bingung dan sembelit juga merupakan gejala umum peningkatan kadar kalsium.

Gagal ginjal dapat disebabkan oleh tingginya kadar protein M dalam tubuh.

Anemia adalah suatu kondisi dimana darah tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ini terjadi ketika sel kanker melebihi jumlah sel darah merah pada sumsum tulang. Anemia sering menyebabkan kelelahan, pusing, dan lekas marah.

Cidera dan patah tulang terjadi ketika sel-sel kanker menyerang tulang dan sumsum tulang. Luka ini muncul sebagai lubang pada gambar sinar-X. Kondisi tersebut sering menyebabkan nyeri pada tulang, terutama pada:

  • punggung
  • panggul
  • tulang iga
  • tengkorak

Gejala lainnya dari multiple myeloma mungkin diantaranya adalah:

  • kelemahan atau mati rasa, terutama pada kaki
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • kebingungan pikiran
  • masalah pada buang air kecil
  • mual
  • muntah
  • infeksi berulang
  • kehilangan penglihatan atau masalah penglihatan

Apa yang menyebabkan multiple myeloma?

Penyebab pasti dari multiple myeloma tidak diketahui. Namun, itu dimulai dengan satu sel plasma abnormal yang dengan cepat berlipat ganda pada sumsum tulang lebih banyak dari yang seharusnya.

Sel-sel myeloma kanker yang dihasilkan tidak memiliki siklus hidup yang normal. Alih-alih melipatgandakan dan akhirnya mati, yang terjadi malah terus membelah tanpa batas. Ini dapat membanjiri tubuh dan merusak produksi sel-sel sehat.

Apa faktor risiko untuk multiple myeloma?

Orang-orang memiliki risiko lebih tinggi terkena multiple myeloma jika mereka:

  • pria
  • lebih dari 50 tahun
  • kelebihan berat badan atau obesitas
  • terkena radiasi
  • bekerja di industri perminyakan

Faktor risiko lain dari multiple myeloma adalah riwayat gammopathy monoklonal dengan signifikansi yang belum ditentukan (Monoclonal Gammopathy of Undetermined Significance/MGUS). Ini adalah kondisi yang menyebabkan sel plasma menghasilkan protein M. Biasanya kondisi ini tidak menimbulkan masalah. Namun, MGUS terkadang dapat berkembang menjadi multiple myeloma di waktu berikutnya.

Bagaimana multiple myeloma didiagnosis?

Dokter sering mendeteksi multiple myeloma sebelum gejalanya muncul. Pemeriksaan fisik rutin, tes darah, dan tes urin dapat mengungkap bukti adanya kanker ini.

Akan diperlukan lebih banyak tes jika dokter Anda menemukan tanda-tanda myeloma bahkan ketika Anda tidak memiliki gejala. Dengan menggunakan tes-tes berikut ini, dokter Anda dapat memantau perkembangan penyakit dan menentukan apakah Anda memerlukan perawatan atau tidak.

Tes darah dan urin

Tes darah dan urin digunakan untuk memeriksa protein M. Protein ini dapat disebabkan oleh multiple myeloma atau kondisi lainnya. Sel-sel kanker juga membuat protein yang disebut beta-2 microglobulin, yang dapat ditemukan dalam darah. Tes darah juga dapat digunakan untuk menilai:

  • persentase sel plasma di sumsum tulang
  • fungsi ginjal
  • jumlah sel darah
  • kadar kalsium
  • kadar asam urat

Tes pencitraan

Sinar-X, MRI scan, atau CT scan dapat digunakan untuk menentukan apakah tulang telah dirusak oleh multiple myeloma.

Biopsi

Selama biopsi, dokter Anda mengambil sampel kecil dari sumsum tulang dengan jarum panjang. Setelah sampel diperoleh, kemudian diperiksa adanya sel kanker di laboratorium. Berbagai tes dapat menentukan jenis kelainan pada sel dan seberapa cepat sel berkembang biak.

Jenis tes ini digunakan untuk menentukan apakah Anda mengalami multiple myeloma atau kondisi lainnya. Jika multiple myeloma ditemukan, tes dapat menunjukkan seberapa jauh myeloma berkembang. Ini dikenal sebagai stadium kanker.

Hasil tes

Multiple myeloma ditunjukkan dengan melihat:

  • jumlah sel darah
  • kadar protein dalam darah dan urin
  • kadar kalsium dalam darah

Hasil tes diagnostik lainnya juga dapat digunakan.

Ada dua cara untuk menunjukkan hasil dari multiple myeloma. Sistem Durie-Salmon didasarkan pada kadar protein M, kalsium, dan sel darah merah serta tingkat kerusakan tulang. Sistem Staging Internasional (International Staging System) didasarkan pada kadar plasma darah dan beta-2 mikroglobulin.

Kedua sistem membagi kondisi menjadi tiga tahap, dengan tahap ketiga menjadi yang paling parah. Hasilnya akan membantu dokter Anda menentukan pandangan dan pilihan perawatan Anda.

Bagaimana multiple myeloma diobati?

Tidak ada obat untuk penyait multiple myeloma. Namun, ada perawatan yang dapat membantu meringankan rasa sakit, mengurangi komplikasi, dan memperlambat perkembangan penyakit. Perawatan hanya digunakan jika penyakitnya semakin parah.

Dokter Anda kemungkinan tidak menyarankan pengobatan jika Anda tidak mengalami gejala apa pun. Sebagai gantinya, dokter Anda akan memonitor dengan cermat kondisi Anda terhadap tanda-tanda adanya penyakit ini sedang berkembang. Ini sering melibatkan tes darah dan urin secara teratur.

Jika Anda memerlukan perawatan, opsi umum meliputi hal berikut:

Terapi yang ditargetkan

Obat terapi yang ditargetkan memblokir bahan kimia dalam sel myeloma yang menghancurkan protein, menyebabkan sel kanker mati. Obat-obatan yang dapat digunakan selama terapi yang ditargetkan termasuk bortezomib (Velcade) dan carfilzomib (Kyprolis). Keduanya diberikan secara intravena, atau melalui vena di lengan Anda.

Terapi biologis

Obat-obatan terapi biologis menggunakan sistem kekebalan tubuh Anda untuk menyerang sel-sel myeloma. Bentuk pil thalidomide (Thalomid), lenalidomide (Revlimid), atau pomalidomide (Pomalyst) biasanya digunakan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Lenalidomide mirip dengan thalidomide, tetapi memiliki efek samping yang lebih sedikit. Tampaknya juga lebih kuat.

Kemoterapi

Kemoterapi adalah bentuk terapi obat yang agresif yang membantu membunuh sel-sel yang tumbuh dengan cepat, termasuk sel-sel myeloma. Obat kemoterapi sering diberikan dalam dosis tinggi, terutama sebelum transplantasi sel induk. Obat-obatan dapat diberikan secara intravena atau dikonsumsi dalam bentuk pil.

Kortikosteroid

Kortikosteroid, seperti prednison dan deksametason, sering digunakan untuk mengobati mieloma. Mereka dapat menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dengan mengurangi peradangan dalam tubuh, sehingga mereka sering efektif dalam menghancurkan sel-sel myeloma. Mereka dapat diambil dalam bentuk pil atau diberikan secara intravena.

Terapi radiasi

Terapi radiasi menggunakan sinar energi yang kuat untuk merusak sel-sel myeloma dan menghentikan pertumbuhannya. Jenis perawatan ini kadang-kadang digunakan untuk membunuh sel-sel myeloma dengan cepat pada area tertentu dari tubuh. Sebagai contoh, itu dapat dilakukan ketika sekelompok sel plasma abnormal membentuk tumor yang disebut plasmacytoma yang menyebabkan rasa sakit atau menghancurkan tulang.

Transplantasi sel induk (stem cell)

Transplantasi sel induk melibatkan penggantian sumsum tulang yang sakit dengan sumsum tulang yang sehat dari donor. Sebelum prosedur dilakukan, sel-sel induk pembentuk darah dikumpulkan dari darah Anda. Multiple myeloma kemudian diobati dengan terapi radiasi atau kemoterapi dosis tinggi. Setelah jaringan yang sakit dapat dihancurkan, sel-sel induk dapat diinfuskan ke dalam tubuh Anda, di mana mereka bergerak ke dalam tulang dan mulai membangun kembali sumsum tulang.

Pengobatan alternatif

Pengobatan alternatif telah menjadi cara populer untuk mengatasi gejala multiple myeloma dan efek samping dari perawatan untuk kondisi tersebut. Meskipun mereka tidak dapat mengobati multiple myeloma, Anda mungkin dapat konsutasi dengan dokter Anda tentang:

  • akupunktur
  • aromaterapi
  • pijat
  • meditasi
  • metode relaksasi

Diskusikan terapi alternatif dengan dokter Anda sebelum mencobanya untuk memastikan pengobatan tersebut aman bagi kesehatan Anda.

Apa komplikasi yang terkait dengan multiple myeloma?

Multiple myeloma dapat menyebabkan banyak komplikasi, tetapi biasanya dapat diobati:

  • Nyeri punggung dapat diobati dengan obat-obatan atau penyangga punggung.
  • Komplikasi ginjal diobati dengan dialisis atau transplantasi ginjal.
  • Infeksi dapat diobati dengan antibiotik.
  • Keropos tulang bisa diperlambat atau dicegah dengan terapi obat.
  • Anemia dapat diobati dengan erythropoietin. Obat ini merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak sel darah merah.

Mengatasi multiple myeloma

Jika Anda menerima beberapa diagnosis myeloma, Anda mungkin perlu melakukan satu atau lebih dari hal berikut ini:

Pelajari lebih lanjut tentang multiple myeloma

Mendidik diri sendiri dengan belajar tentang multiple myeloma sehingga Anda dapat membuat keputusan tentang perawatan Anda. Bicaralah dengan dokter Anda tentang pilihan perawatan Anda dan efek samping dari perawatan yang dilakukan.

National Cancer Institute dan International Myeloma Foundation juga dapat memberi Anda informasi lebih lanjut tentang multiple myeloma.

Menetapkan sistem pendukung

Bangun sistem pendukung dengan mengumpulkan sekelompok teman dan anggota keluarga yang dapat memberikan bantuan atau dukungan emosional ketika Anda sedang membutuhkannya. Kelompok pendukung juga dapat membantu dan dapat ditemukan secara online.

Tetapkan tujuan yang masuk akal

Tetap termotivasi dengan menetapkan tujuan yang masuk akal yang memberi Anda rasa kontrol atas kondisi Anda. Namun, jangan menetapkan tujuan yang terlalu tinggi. Melakukan hal itu dapat menyebabkan kelelahan dan frustrasi. Misalnya, Anda mungkin tidak dapat bekerja 40 jam penuh per minggu, tetapi Anda mungkin masih dapat bekerja paruh waktu.

Fokus pada kesehatan Anda secara keseluruhan

Pastikan Anda makan makanan yang sehat dan cukup tidur. Dapatkan manfaat untuk melakukan olahraga dengan intensitas rendah, seperti berjalan atau yoga selama beberapa kali per minggu. Menjaga tubuh dan pikiran Anda tetap sehat mungkin dapat membantu Anda mengatasi stres dan kelelahan yang mungkin Anda alami ketika menderita kanker. Untuk memastikan Anda mendapat cukup waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri, janganlah membebani kegiatan Anda.

Bagaimana prospek orang dengan multiple myeloma?

Orang yang baru saja menerima diagnosis multiple myeloma mungkin tidak mengalami gejala selama beberapa tahun. Setelah penyakit tersebut berkembang dan gejalanya benar-benar terjadi, kebanyakan orang merespons pengobatan dengan baik. Namun, komplikasi serius dapat berkembang, bahkan setelah bertahun-tahun setelah pengobatan berhasil dilakukan.

Jadwal yang tepat untuk penyakit ini sulit diprediksi, tetapi menurut American Cancer Society, tingkat kelangsungan hidup rata-rata untuk tiga tahap multiple myeloma adalah:

  • Tahap 1: 62 bulan, yaitu sekitar lima tahun
  • Tahap 2: 44 bulan, yaitu sekitar tiga hingga empat tahun
  • Tahap 3: 29 bulan, yaitu sekitar dua hingga tiga tahun

Penting untuk diingat bahwa ini adalah perkiraan umum berdasarkan hasil sebelumnya dari banyak orang yang memiliki multiple myeloma. Pandangan spesifik Anda tergantung pada berbagai faktor, termasuk usia Anda, kesehatan secara keseluruhan, dan seberapa baik kanker Anda merespons terhadap pengobatan. Bicaralah dengan dokter Anda tentang situasi khusus Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang pemikiran Anda.

Categories
Uncategorized

Gagal Ginjal Akut: Penyebab, Faktor Risiko, dan Gejalanya

Gagal Ginjal Akut

Apa itu gagal ginjal akut?

Gagal ginjal akut terjadi ketika ginjal Anda tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk membersihkan kelebihan garam, cairan, dan bahan limbah dari darah. Pembersihan ini adalah inti dari fungsi utama ginjal Anda. Cairan tubuh dapat naik ke level yang berbahaya ketika ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaringnya. Kondisi ini juga akan menyebabkan elektrolit dan bahan limbah menumpuk di tubuh Anda, sehingga bisa mengancam jiwa.

Gagal ginjal akut juga disebut cedera ginjal akut atau gagal ginjal akut. Ini biasa terjadi pada orang yang sudah di rumah sakit. Ini dapat berkembang dengan cepat selama beberapa jam bahkan dapat juga berkembang selama beberapa hari hingga beberapa minggu. Orang yang sakit kritis dan membutuhkan perawatan intensif memiliki risiko tertinggi mengalami gagal ginjal akut.

Gagal ginjal akut dapat mengancam jiwa dan membutuhkan perawatan intensif. Namun, itu bisa dibalik. Jika Anda dalam kondisi kesehatan yang baik, sangat mungkin untuk sembuh.

Apa penyebab gagal ginjal akut?

Gagal ginjal akut dapat terjadi karena berbagai sebab. Di antara sebab yang paling umum adalah:

  • nekrosis tubular akut (NTA)
  • dehidrasi berat atau mendadak
  • cedera ginjal toksik akibat racun atau obat-obatan tertentu
  • penyakit ginjal autoimun, seperti sindrom nefritik akut dan nefritis interstitial
  • obstruksi saluran kemih

Berkurangnya aliran darah dapat merusak ginjal Anda. Kondisi berikut dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke ginjal Anda:

  • tekanan darah rendah
  • dehidrasi
  • pendarahan
  • cedera
  • syok septik
  • sakit parah
  • operasi

Gangguan tertentu dapat menyebabkan pembekuan di dalam pembuluh darah ginjal Anda, dan ini dapat menyebabkan gagal ginjal akut. Kondisi-kondisi ini meliputi:

  • sindrom uremik hemolitik
  • idiopatik thrombocytopenic thrombotic purpura (ITTP)
  • hipertensi maligna
  • reaksi transfusi
  • scleroderma

Beberapa infeksi, seperti septikemia dan pielonefritis akut, dapat langsung melukai ginjal Anda.

Kehamilan juga dapat menyebabkan komplikasi yang membahayakan ginjal, termasuk plasenta previa dan solusio plasenta.

Apa faktor risiko gagal ginjal akut?

Ada kemungkinan lebih besar menderita gagal ginjal akut jika Anda orang berusia lanjut usia atau jika Anda memiliki masalah kesehatan jangka panjang seperti berikut ini:

  • penyakit ginjal
  • penyakit hati
  • diabetes, terutama jika tidak dikontrol dengan baik
  • tekanan darah tinggi
  • gagal jantung
  • obesitas tidak sehat

Jika Anda sedang sakit atau dirawat di unit perawatan intensif rumah sakit, maka Anda berisiko sangat tinggi menderita gagal ginjal akut. Menjadi penerima operasi jantung, operasi perut, atau transplantasi sumsum tulang juga dapat meningkatkan risiko penyakit Anda.

Apa saja gejala gagal ginjal akut?

Gejala gagal ginjal akut meliputi:

  • tinja berdarah
  • bau nafas tidak sedap
  • gerakan lambat, lamban bergerak
  • pembengkakan umum atau retensi cairan
  • kelelahan
  • rasa sakit di antara tulang rusuk dan pinggul
  • tremor tangan
  • mudah memar
  • perubahan status mental atau suasana hati, terutama pada orang dewasa yang lebih tua
  • nafsu makan menurun
  • sensasi syaraf berkurang, terutama di tangan atau kaki Anda
  • pendarahan yang berkepanjangan
  • kejang
  • mual
  • muntah
  • tekanan darah tinggi
  • rasa logam di mulut Anda

Bagaimana cara mendiagnosis gagal ginjal akut?

Jika Anda menderita gagal ginjal akut, Anda mungkin mengalami pembengkakan badan secara menyeluruh. Pembengkakan ini disebabkan oleh retensi cairan.

Dengan menggunakan stetoskop, dokter mungkin akan mendengar bunyi berderak pada paru-paru. Suara-suara ini dapat menandakan adanya retensi cairan.

Hasil tes laboratorium juga dapat menunjukkan nilai abnormal, yang baru dan berbeda dari tingkat awal. Beberapa tes ini meliputi:

  • blood urea nitrogen (BUN)
  • serum potasium
  • serum natrium
  • estimasi laju filtrasi glomerulus (estimated glomerular filtration rate/eGFR)
  • urinalisis
  • pembersihan kreatinin
  • serum kreatinin

Ultrasonografi adalah metode yang lebih disukai untuk mendiagnosis gagal ginjal akut. Namun, rontgen perut, CT scan perut, dan MRI perut dapat membantu dokter menentukan apakah ada penyumbatan pada saluran kemih Anda atau tidak.

Tes darah tertentu juga dapat mengungkapkan penyebab gagal ginjal akut.

Apa saja pengobatan untuk gagal ginjal akut?

Perawatan Anda akan tergantung dari penyebab gagal ginjal akut Anda. Tujuannya adalah untuk mengembalikan fungsi ginjal kembali normal. Mencegah cairan dan limbah menumpuk di tubuh Anda sementara ginjal Anda pulih adalah penting. Pada sebagian besar kasus, seorang spesialis ginjal yang disebut “nephrologist” akan melakukan evaluasi.

Pola makan

Dokter Anda akan membatasi pola makan Anda dan jumlah cairan yang akan Anda makan dan minum. Ini akan mengurangi penumpukan racun yang biasanya dibersihkan oleh ginjal. Pola makan tinggi karbohidrat dan rendah protein, garam, dan potasium biasanya direkomendasikan oleh dokter.

Pengobatan

Dokter Anda mungkin meresepkan antibiotik untuk mengobati atau mencegah infeksi yang terjadi pada saat yang sama. Diuretik dapat membantu ginjal Anda untuk membersihkan cairan. Kalsium dan insulin dapat membantu Anda menghindari peningkatan dalam kadar kalium darah Anda yang bisa membahayakan.

Dialisis

Anda mungkin perlu untuk cuci darah, tetapi tindakan ini tidak selalu diperlukan, dan kemungkinan hanya bersifat sementara. Dialisis membawa aliran darah keluar dari tubuh Anda ke mesin yang menyaring limbah. Darah bersih kemudian kembali ke tubuh Anda. Jika kadar potasium Anda sangat tinggi, dialisis dapat menyelamatkan hidup Anda.

Dialisis diperlukan jika ada perubahan dalam status mental Anda atau jika Anda berhenti buang air kecil. Anda juga mungkin perlu cuci darah jika mengalami perikarditis atau radang jantung. Dialisis dapat membantu menghilangkan produk limbah nitrogen dari tubuh Anda.

Apa komplikasi dari gagal ginjal akut?

Beberapa komplikasi gagal ginjal akut meliputi:

  • gagal ginjal kronis
  • kerusakan jantung
  • kerusakan sistem saraf
  • gagal ginjal stadium akhir
  • tekanan darah tinggi

Bagaimana saya bisa mencegah gagal ginjal akut?

Mencegah dan mengobati penyakit yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut adalah metode terbaik untuk menghindari penyakit. Menurut Mayo Clinic, memiliki gaya hidup sehat yang mencakup aktivitas fisik secara teratur dan pola makan yang masuk akal dapat membantu dalam mencegah penyakit gagal ginjal. Bekerjasama dengan dokter Anda untuk mengontrol kondisi medis yang ada yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut.

Bagaimana prospek jangka panjangnya?

Gagal ginjal akut bisa menjadi penyakit yang mengancam jiwa. Gagal ginjal kronis atau penyakit ginjal tahap akhir dapat terjadi pada siapa saja. Ada risiko kematian yang lebih besar jika gagal ginjal disebabkan oleh infeksi, trauma, atau operasi yang parah.

Berikut ini adalah kondisi kesehatan yang juga dapat meningkatkan risiko kematian:

  • penyakit paru-paru
  • stroke
  • usia lanjut
  • kehilangan darah
  • gagal ginjal progresif

Dengan perawatan dan ketekunan yang tepat, peluang dalam pemulihan dari penyakit Anda sangatlah bagus. Carilah perawatan medis sesegera mungkin dan secara teratur untuk gagal ginjal akut, dan tanyakan kepada dokter Anda tentang apa yang dapat Anda lakukan untuk cara penyembuhan yang lebih cepat.

Categories
Uncategorized

Hipoparatiroidisme: Penyebab, Gejala, Diagnosis, Pengobatan, dan Lainnya

Hipoparatiroidisme

Apa itu hipoparatiroidisme?

Hipoparatiroidisme adalah kondisi langka yang terjadi ketika kelenjar paratiroid di leher tidak menghasilkan cukup hormon paratiroid (HPT).

Setiap orang memiliki empat kelenjar paratiroid yang terletak di dekat atau di belakang kelenjar tiroid. Setiap kelenjar berukuran seperti sebutir beras.

Fungsi utama HPT adalah untuk mengatur tingkat kalsium dalam tubuh Anda. Ini juga mengontrol tingkat fosfor dan memiliki peran dalam produksi pembentukan vitamin D aktif. Semua kegiatan ini diperlukan untuk menjaga keseimbangan kalsium.

Memiliki terlalu sedikit HPT menyebabkan rendahnya kadar kalsium dan tingginya kadar fosfor dalam tubuh. Kondisi ini mungkin tidak menyebabkan masalah medis yang serius ketika diketahui lebih awal, tetapi memang membutuhkan pemantauan dan perawatan seumur hidup.

Penyebab hipoparatiroidisme

Penyebab hipoparatiroidisme meliputi:

  • cedera atau pengangkatan kelenjar paratiroid
  • sindrom DiGeorge, merupakan kelainan genetik yang mempengaruhi perkembangan sistem tubuh tertentu
  • genetika
  • penyakit autoimun
  • perawatan radiasi kanker
  • kadar magnesium rendah

Mengenali gejala hipoparatiroidisme

Kadar kalsium yang rendah menyebabkan banyak gejala munculnya kondisi ini, diantaranya adalah:

  • nyeri otot atau kram
  • kesemutan, rasa terbakar, atau mati rasa di ujung jari, jari kaki, dan bibir
  • kejang otot, terutama di sekitar mulut
  • kerontokan rambut yang merata
  • kulit kering
  • kuku rapuh
  • kelelahan
  • kecemasan atau depresi
  • menstruasi yang menyakitkan
  • kejang

Anak-anak dengan hipoparatiroidisme juga mungkin mengalami sakit kepala, muntah, atau masalah gigi seperti email gigi yang melemah atau perkembangan gigi yang buruk.

Diagnosis hipoparatiroidisme

Dokter Anda akan mulai dengan meninjau riwayat medis Anda. Mereka kemudian akan melakukan pemeriksaan fisik untuk memeriksa gejala-gejala yang muncul seperti kulit kering, kejang otot, dan rambut rontok.

Dokter Anda akan meminta tes darah untuk memeriksa suatu kadar dalam darah Anda yaitu:

  • kalsium
  • fosfor
  • magnesium
  • HPT

Tes tambahan meliputi:

  • Dokter Anda dapat menguji kalsium Anda untuk mengetahui apakah kadar kalsium yang berlebihan dikeluarkan dalam urin.
  • Elektrokardiogram (EKG) mengukur aktivitas listrik di jantung Anda. Informasi dari tes ini dapat memberi tahu dokter Anda jika Anda memiliki irama jantung abnormal, yang dapat disebabkan oleh kekurangan kalsium.
  • Sinar-X dan tes kepadatan tulang dapat membantu dokter menentukan apakah kadar kalsium yang rendah mempengaruhi tulang Anda.

Dokter juga akan memeriksa perkembangan gigi yang abnormal dan keterlambatan pertumbuhan untuk mendiagnosis kondisi ini pada anak-anak.

Perawatan untuk hipoparatiroidisme

Ada beberapa pilihan perawatan untuk hipoparatiroidisme. Perawatan kondisi ini dirancang untuk membantu mengembalikan kadar kalsium dan mineral yang tepat dalam tubuh Anda.

Perawatan awal melibatkan mengambil suplemen kalsium karbonat dan vitamin D dalam bentuk pil. Vitamin D diberikan karena membantu tubuh menyerap kalsium dan menghilangkan fosfor.

Dokter Anda akan menentukan jumlah kalsium dan vitamin D yang Anda butuhkan. Mereka akan memantau level berikut secara berkala untuk memastikan dalam kisaran normal:

  • kalsium
  • fosfor
  • magnesium
  • HPT

Dokter Anda mungkin menyarankan untuk mengonsumsi suplemen sepanjang hari untuk membantu menstabilkan kadar kalsium Anda. Sebagian besar individu perlu mengonsumsi suplemen selama sisa hidup mereka untuk mengobati kondisi ini.

Jika kadar kalsium Anda mengancam jiwa atau jika Anda mengalami kejang otot yang mengganggu, kalsium intravena (IV) akan diberikan. Ini mengurangi gejala Anda lebih cepat karena kalsium masuk langsung ke aliran darah Anda.

Dokter Anda mungkin juga meresepkan diuretik untuk membantu mengurangi jumlah kalsium yang dikeluarkan dalam urin Anda.

Pola makan hipoparatiroidisme

Jika Anda menderita hipoparatiroidisme, pola makan Anda harus kaya akan kalsium dan rendah fosfor. Minum enam hingga delapan gelas air per hari juga dapat membantu memastikan bahwa tubuh Anda tidak kehilangan nutrisi yang diperlukan. Makanan kaya akan kalsium meliputi:

  • kacang polong
  • kacang almond
  • sayuran berdaun hijau tua
  • produk susu
  • sarapan sereal
  • jus jeruk
  • gandum
  • aprikot

Makanan kaya fosfor tertentu secara signifikan dapat menurunkan kadar kalsium dan harus dihindari. Ini termasuk:

  • minuman ringan/soft drink
  • telur
  • daging merah
  • makanan olahan, seperti roti putih dan pasta
  • lemak trans, yang dapat ditemukan dalam makanan yang dipanggang
  • kopi
  • alkohol
  • tembakau

Selalu diskusikan perubahan pola makan dan suplemen dengan dokter Anda untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan jumlah vitamin dan nutrisi yang Anda butuhkan.

Potensi komplikasi hipoparatiroidisme

Diagnosis dan pengobatan dini dapat secara signifikan mengurangi risiko komplikasi akibat hipoparatiroidisme. Komplikasi karena kadar kalsium yang rendah mungkin masih terjadi, tetapi kondisi ini dapat ditingkatkan dengan pengobatan. Komplikasi reversibel meliputi:

  • tetani, atau kejang seperti kram yang berkepanjangan pada tangan dan jari
  • gigi cacat
  • aritmia jantung, atau detak jantung tidak teratur
  • paresthesia, atau sensasi kesemutan di bibir, lidah, jari, dan kaki

Namun, jika kondisi tersebut tidak terdiagnosis lebih awal, komplikasi tertentu yang tidak dapat diperbaiki dapat terjadi. Ini dapat mencakup:

  • katarak, yang merupakan kondisi yang melibatkan pengaburan lensa mata
  • simpanan kalsium di otak
  • pertumbuhan anak terhambat
  • perkembangan mental yang lambat pada anak-anak

Hidup dengan hipoparatiroidisme

Dokter Anda akan memantau kadar kalsium dan fosfor melalui tes darah rutin. Tes-tes ini akan dilakukan setiap minggu atau setiap bulan setelah diagnosis.

Setelah kondisi Anda stabil dengan pengobatan, darah Anda akan diuji dua kali per tahun. Jika ada perubahan kadar kalsium atau fosfor, dokter akan menyesuaikan dosis kalsium tambahan.

Karena hipoparatiroidisme adalah kondisi kronis, Anda harus mempertahankan perawatan dan perubahan pola makan sepanjang hidup Anda. Kebanyakan orang dapat mengendalikan gejalanya dengan pengobatan jangka panjang yang tepat.

Categories
Uncategorized

Leukimia: Pengertian, Faktor Risiko, Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Leukimia

Apa itu leukemia?

Leukemia adalah kanker pada sel-sel darah. Ada beberapa kategori mengenai sel darah, yaitu termasuk sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit. Secara umum, leukemia mengacu pada kanker sel darah merah.

Sel darah putih adalah bagian penting dari sistem kekebalan tubuh Anda. Sel darah ini melindungi tubuh Anda dari serangan bakteri, virus, dan jamur, serta dari sel-sel abnormal dan zat asing lainnya. Pada leukemia, sel darah merah tidak berfungsi seperti sel darah putih normal. Sel darah merah juga dapat membelah terlalu cepat dan akhirnya mengeluarkan sel-sel normal.

Sel darah putih sebagian besar diproduksi di sumsum tulang, tetapi beberapa jenis sel darah putih juga dibuat di kelenjar getah bening, limpa, dan kelenjar timus. Setelah terbentuk, sel darah merah beredar ke seluruh tubuh Anda dalam darah dan getah bening (cairan yang bersirkulasi melalui sistem limfatik), yang berkonsentrasi di kelenjar getah bening dan limpa.

Faktor risiko leukemia

Penyebab leukemia belum diketahui. Namun, beberapa faktor telah diidentifikasi yang dapat meningkatkan risiko Anda. Diantaranya adalah:

  • riwayat keluarga penderita leukemia
  • merokok, dimana meningkatkan risiko terkena leukemia myeloid akut (Acute Myeloid Leukemia/AML)
  • kelainan genetik seperti down sindrom
  • kelainan darah; seperti sindrom myelodysplastic, yang kadang-kadang disebut “preleukemia”
  • pengobatan sebelumnya untuk kanker dengan kemoterapi atau radiasi
  • paparan radiasi tingkat tinggi
  • paparan bahan kimia seperti benzena

Jenis-jenis leukemia

Onset leukemia dapat bersifat akut (onset mendadak) atau kronis (onset lambat). Pada leukemia akut, sel kanker berkembang biak dengan sangat cepat. Pada leukemia kronis, penyakit ini berkembang perlahan dan pada gejala awal mungkin sangat ringan.

Leukemia juga diklasifikasikan menurut jenis selnya. Leukemia yang melibatkan sel-sel myeloid disebut leukemia myelogenous. Sel myeloid adalah sel darah imatur yang biasanya menjadi granulosit atau monosit. Leukemia yang melibatkan limfosit disebut leukemia limfositik. Ada empat jenis utama leukemia:

Leukemia myelogenous akut (Acute Myelogenous Leukemia/AML)

Leukemia myelogenous akut (LMA) dapat terjadi pada anak-anak dan orang dewasa. Ini adalah bentuk leukemia yang paling umum. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk LMA adalah 26,9 persen.

Leukemia limfositik akut (Acute Lymphocytic Leukemia/ALL)

Leukemia limfositik akut (LLA) paling banyak terjadi pada anak-anak. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk penderita LLA adalah 68,2 persen.

Leukemia myelogenous kronis (Leukemia myelogenous kronis/CML)

Leukemia myelogenous kronis (LMK) mempengaruhi sebagian besar orang dewasa. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk LMK adalah 66,9 persen.

Leukemia limfositik kronis (Chronic Lymphocytic Leukemia/CLL)

Leukemia limfositik kronis (LLK) paling mungkin mempengaruhi orang di atas usia 55 tahun. Sangat jarang terlihat pada anak-anak. Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk LLK adalah 83,2 persen.

Leukemia sel berbulu adalah subtipe dari LLK yang sangat langka. Namanya berasal dari kemunculan limfosit kanker di bawah mikroskop.

Apa saja gejala leukemia?

Gejala-gejala leukemia meliputi:

  • keringat berlebih, terutama di malam hari (disebut “keringat malam”)
  • kelelahan dan kelemahan yang tidak dapat hilang dengan istirahat
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • nyeri tubuh dan nyeri tulang
  • kelenjar getah bening yang tidak bengkak dan yang bisa membengkak (terutama di leher dan ketiak)
  • pembesaran hati atau limpa
  • bintik-bintik merah pada kulit, disebut petechiae
  • mudah berdarah dan mudah memar
  • demam atau kedinginan
  • sering infeksi

Leukemia juga dapat menyebabkan gejala pada organ yang telah diinfiltrasi atau dipengaruhi oleh sel kanker. Misalnya, jika kanker menyebar ke sistem saraf pusat, itu dapat menyebabkan sakit kepala, mual dan muntah, kebingungan, kehilangan kendali otot, dan kejang.

Leukemia juga dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda, diantaranya adalah:

  • paru-paru
  • saluran pencernaan
  • jantung
  • ginjal
  • testis

Mendiagnosis leukemia

Leukemia dapat dicurigai jika Anda memiliki faktor risiko tertentu atau gejala yang memprihatinkan. Dokter Anda akan mulai dengan memeriksa riwayat lengkap dan pemeriksaan fisik, tetapi leukemia tidak dapat sepenuhnya didiagnosis dengan pemeriksaan fisik saja. Sebagai gantinya, dokter akan menggunakan tes darah, biopsi, dan tes pencitraan untuk membuat diagnosis.

Tes

Ada sejumlah tes berbeda yang dapat digunakan untuk mendiagnosis leukemia. Menghitung darah secara lengkap untuk menentukan jumlah sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit dalam darah. Melihat darah Anda di bawah mikroskop juga dapat menentukan apakah sel-sel memiliki tampilan yang tidak normal.

Biopsi jaringan dapat diambil dari sumsum tulang atau kelenjar getah bening untuk mencari bukti adanya leukemia. Sampel kecil ini dapat mengidentifikasi jenis leukemia dan tingkat pertumbuhannya. Biopsi organ lain seperti hati dan limpa dapat menunjukkan kanker jika telah menyebar.

Petunjuk

Setelah leukemia didiagnosis, maka akan ditunjukkan. Petunjuk tersebut dapat membantu dokter untuk menentukan pandangan penyakit kepada Anda.

Leukemia Myelogenous Akut (LMA) dan Leukemia Limfositik Akut (LLA) ditunjukkan berdasarkan bagaimana sel kanker terlihat di bawah mikroskop dan jenis sel apa saja yang terlibat. Leukemia Limfositik Akut (LLA) dan Leukemia Limfositik Kronis (LLK) ditunjukkan berdasarkan jumlah sel darah putih pada saat diagnosis. Kehadiran sel darah putih yang belum matang, atau myeloblast, dalam darah dan sumsum tulang juga digunakan untuk tahap Leukemia Myelogenous Akut (LMA) dan Leukemia myelogenous kronis (LMK).

Menilai perkembangan penyakit

Sejumlah tes lain dapat digunakan untuk menilai perkembangan penyakit:

  • Flow cytometry memeriksa DNA sel kanker dan menentukan tingkat pertumbuhannya.
  • Tes fungsi hati menunjukkan apakah sel-sel leukemia mempengaruhi atau menyerang hati.
  • Tusukan lumbar dilakukan dengan memasukkan jarum tipis di antara tulang punggung bagian bawah Anda. Ini memungkinkan dokter Anda untuk mengambil cairan tulang belakang dan menentukan apakah kanker telah menyebar ke sistem saraf pusat.
  • Tes pencitraan, seperti sinar-X, ultrasound, dan CT scan, membantu dokter mencari kerusakan pada organ lain yang disebabkan oleh leukemia.

Mengobati leukemia

Leukemia biasanya dirawat oleh ahli hematologi-onkologi. Ini adalah dokter yang berspesialisasi dalam menangani masalah kelainan darah dan kanker. Perawatan tergantung pada jenis dan stadium kanker. Beberapa bentuk leukemia ada yang tumbuh dengan lambat dan tidak perlu segera melakukan perawatan. Namun, pengobatan untuk leukemia biasanya melibatkan satu atau lebih dari tindakan berikut ini:

  • Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel-sel leukemia. Tergantung pada jenis leukemia, Anda dapat mengambil satu obat saja atau dengan kombinasi obat yang berbeda.
  • Terapi radiasi menggunakan radiasi energi tinggi untuk merusak sel-sel leukemia dan menghambat pertumbuhannya. Radiasi dapat diarahkan ke area tertentu atau ke seluruh tubuh Anda.
  • Transplantasi sel induk menggantikan sumsum tulang yang sakit dengan sumsum tulang yang sehat, baik milik Anda sendiri (disebut transplantasi autologous) atau dari donor (disebut transplantasi allologous). Prosedur ini juga disebut transplantasi sumsum tulang.
  • Terapi biologis atau imun menggunakan perawatan yang dapat membantu sistem kekebalan Anda untuk mengenali dan menyerang sel kanker.
  • Terapi yang ditargetkan menggunakan obat-obatan yang memanfaatkan kerentanan dalam sel kanker. Misalnya, imatinib (Gleevec) adalah obat yang ditargetkan yang biasa digunakan melawan Leukemia myelogenous kronis (LMK).

Pandangan jangka panjang

Pandangan jangka panjang untuk orang-orang yang menderita leukemia tergantung pada jenis kanker yang mereka miliki dan stadium saat mereka didiagnosis. Semakin cepat leukemia didiagnosis dan semakin cepat diobati, maka semakin baik peluang untuk sembuh. Beberapa faktor, seperti usia yang lebih tua, riwayat kelainan darah di masa lalu, dan mutasi kromosom, dapat juga mempengaruhi pandangan.

Menurut NCI, jumlah kematian leukemia telah turun rata-rata 1 persen setiap tahun dari 2005 hingga 2014. Dari 2007 hingga 2013, tingkat kelangsungan hidup lima tahun (atau persen yang bertahan selama lima tahun setelah menerima diagnosis) adalah 60,6 persen .

Namun, penting untuk dicatat bahwa angka tersebut mencakup orang-orang dari segala usia dan dengan segala bentuk leukemia. Itu tidak memprediksi hasil dari satu orang saja. Konsultasikan dengan tim medis Anda untuk mengobati leukemia. Ingatlah bahwa situasi setiap orang itu berbeda.

Categories
Uncategorized

Diabetes: Gejala, Penyebab, Pengobatan, Pencegahan, dan Lainnya

Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Diabetes

Tipe-tipe diabetes

Diabetes mellitus, umumnya dikenal sebagai diabetes, adalah penyakit metabolisme yang menyebabkan gula darah tinggi. Hormon insulin memindahkan gula dari darah ke sel Anda untuk disimpan atau digunakan untuk energi. Sedangkan diabetes, tubuh Anda tidak menghasilkan insulin yang cukup atau tidak dapat menggunakan insulin yang dihasilkannya secara efektif.

Gula darah tinggi yang tidak diobati dari diabetes ini dapat merusak saraf, mata, ginjal, dan organ lainnya.

Ada beberapa tipe diabetes:

  • Diabetes tipe 1 adalah penyakit autoimun. Sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel di pankreas, tempat insulin dibuat. Tidak jelas apa yang menyebabkan serangan ini. Sekitar 10 persen pengidap diabetes menderita tipe ini.
  • Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh Anda menjadi resisten terhadap insulin, dan gula menumpuk di dalam darah Anda.
  • Prediabetes terjadi ketika gula darah Anda lebih tinggi dari normal, tetapi itu tidak cukup tinggi untuk diagnosis diabetes tipe 2.
  • Diabetes gestasional adalah gula darah tinggi selama kehamilan. Hormon penghambat insulin yang diproduksi oleh plasenta menyebabkan diabetes tipe ini.

Suatu kondisi penyakit langka yang disebut diabetes insipidus dimana tidak terkait dengan diabetes mellitus, meskipun memiliki nama yang mirip. Ini adalah kondisi berbeda dimana ginjal Anda mengeluarkan terlalu banyak cairan dari tubuh Anda.

Setiap jenis diabetes memiliki gejala, penyebab, dan perawatan yang unik. Pelajari lebih lanjut tentang perbedaan tipe ini satu sama lain.

Gejala diabetes

Gejala diabetes disebabkan oleh meningkatnya kadar gula dalam darah.

Gejala umum

Gejala umum diabetes meliputi:

  • kelaparan meningkat
  • rasa haus meningkat
  • penurunan berat badan
  • sering buang air kecil
  • penglihatan kabur
  • kelelahan ekstrim
  • luka yang tidak kunjung sembuh

Gejala pada pria

Selain gejala umum diabetes di atas, pria dengan diabetes mungkin mengalami penurunan gairah seksual, disfungsi ereksi (DE), dan kekuatan otot yang buruk.

Gejala pada wanita

Wanita dengan diabetes juga dapat memiliki gejala seperti infeksi saluran kemih, infeksi jamur, dan kulit kering dan gatal.

Diabetes tipe 1

Gejala diabetes tipe 1 dapat meliputi:

  • kelaparan ekstrim
  • rasa haus meningkat
  • penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • sering buang air kecil
  • penglihatan kabur
  • kelelahan

Ini juga dapat menyebabkan perubahan pada suasana hati.

Diabetes tipe 2

Gejala diabetes tipe 2 dapat meliputi:

  • kelaparan meningkat
  • rasa haus meningkat
  • peningkatan buang air kecil
  • penglihatan kabur
  • kelelahan
  • luka yang lambat sembuh

Ini juga dapat menyebabkan infeksi yang terus berulang, karena kadar glukosa yang tinggi mempersulit tubuh untuk pulih.

Diabetes gestasional

Sebagian besar wanita dengan diabetes gestasional tidak menunjukkan gejala apapun. Kondisi ini sering terdeteksi selama tes gula darah rutin atau tes toleransi glukosa oral yang biasanya dilakukan antara usia kehamilan 24 dan 28 minggu.

Dalam kasus yang jarang terjadi, seorang wanita dengan diabetes gestasional juga akan mengalami peningkatan rasa haus atau buang air kecil.

Yang perlu digarisbawahi

Gejala diabetes bisa sangat ringan sehingga sulit dikenali pada awalnya. Pelajari tanda-tanda mana yang harus dibawa ke dokter.

Penyebab diabetes

Penyebab berbeda terkait dengan masing-masing tipe diabetes.

Diabetes tipe 1

Dokter tidak tahu persis apa yang menyebabkan diabetes tipe 1. Untuk beberapa alasan, sistem kekebalan tubuh yang secara keliru menyerang dan menghancurkan sel beta penghasil insulin pada pankreas.

Gen mungkin berperan pada sebagian orang. Mungkin juga disebabkan oleh virus memicu serangan sistem kekebalan tubuh.

Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 2 berasal dari kombinasi faktor genetika dan gaya hidup. Kelebihan berat badan atau obesitas juga meningkatkan risiko Anda. Membawa berat badan yang berlebih, terutama pada perut Anda, membuat sel-sel Anda lebih tahan terhadap efek insulin pada gula darah Anda.

Kondisi ini muncul dalam suatu keluarga. Anggota keluarga berbagi gen yang membuat mereka lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 dan kelebihan berat badan.

Diabetes gestasional

Diabetes gestasional adalah hasil dari perubahan hormon selama kehamilan. Plasenta menghasilkan hormon yang membuat sel-sel wanita hamil kurang sensitif terhadap efek insulin. Ini bisa menyebabkan gula darah tinggi selama kehamilan.

Wanita yang kelebihan berat badan saat hamil atau yang terlalu banyak penambahan berat badan selama kehamilan lebih mungkin untuk menderita diabetes gestasional.

Yang perlu digarisbawahi

Baik gen dan faktor lingkungan berperan dalam memicu penyakit diabetes. Dapatkan informasi lebih lanjut di sini tentang penyebab diabetes.

Faktor risiko diabetes

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko diabetes.

Diabetes tipe 1

Anda lebih mungkin untuk menderita penyakit diabetes tipe 1 jika Anda seorang anak atau remaja, Anda memiliki orang tua atau saudara kandung dengan kondisi yang sama, atau Anda membawa gen tertentu yang terkait dengan penyakit ini.

Diabetes tipe 2

Risiko Anda untuk diabetes tipe 2 akan meningkat jika Anda:

  • kelebihan berat badan
  • berusia 45 tahun atau lebih
  • memiliki orang tua atau saudara kandung dengan kondisi tersebut
  • tidak aktif bergerak secara fisik
  • menderita diabetes gestasional
  • menderita prediabetes
  • memiliki tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau trigliserida tinggi

Diabetes gestasional

Risiko diabetes gestasional Anda akan meningkat jika Anda:

  • kelebihan berat badan
  • berusia di atas 25 tahun
  • menderita diabetes gestasional selama kehamilan terakhir
  • telah melahirkan bayi dengan berat badan lebih dari 9 kilogram
  • memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2
  • memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Yang perlu digarisbawahi

Keluarga, lingkungan, dan kondisi medis Anda yang sudah ada sebelumnya dapat memengaruhi peluang Anda terkena diabetes. Cari tahu risiko mana yang dapat Anda kendalikan dan mana yang tidak bisa Anda kendalikan.

Komplikasi diabetes

Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak organ dan jaringan di seluruh tubuh Anda. Semakin tinggi gula darah Anda dan semakin lama Anda hidup dengan itu, semakin besar pula risiko Anda untuk komplikasi.

Komplikasi yang terkait dengan diabetes meliputi:

  • penyakit jantung, serangan jantung, dan stroke
  • sakit saraf
  • nefropati
  • retinopati dan kehilangan penglihatan
  • gangguan pendengaran
  • kerusakan pada kaki seperti infeksi dan luka yang tidak kunjung sembuh
  • kondisi kulit seperti infeksi bakteri dan jamur
  • depresi
  • demensia

Diabetes gestasional

Diabetes gestasional yang tidak terkontrol dapat menyebabkan masalah yang memengaruhi ibu dan bayi. Komplikasi yang mempengaruhi bayi dapat meliputi:

  • lahir prematur
  • berat badan lebih tinggi dari normal saat lahir
  • peningkatan risiko diabetes tipe 2 di kemudian hari
  • gula darah rendah
  • penyakit kuning
  • bayi yang dilahirkan mati

Sang ibu dapat mengalami komplikasi seperti tekanan darah tinggi (preeklampsia) atau diabetes tipe 2. Ia mungkin juga memerlukan tindakan atau operasi sesar, yang biasa disebut bedah Caesar.

Risiko ibu terhadap diabetes gestasional pada kehamilan berikutnya juga meningkat.

Yang perlu digarisbawahi

Diabetes dapat menyebabkan komplikasi medis yang serius, tetapi Anda dapat mengelola kondisi ini dengan obat-obatan dan perubahan gaya hidup. Hindari komplikasi diabetes yang paling umum dengan tips bermanfaat di bawah ini.

Pengobatan diabetes

Dokter mengobati penyakit diabetes dengan beberapa obat yang berbeda. Beberapa obat ini diminum, sementara yang lain tersedia sebagai suntikan.

Diabetes tipe 1

Insulin adalah pengobatan utama untuk diabetes tipe 1. Ini menggantikan hormon yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh Anda.

Ada empat jenis insulin yang paling umum digunakan. Dimana dibedakan berdasarkan seberapa cepat mereka mulai bekerja, dan berapa lama efeknya berlangsung:

  • Insulin kerja cepat mulai bekerja dalam 15 menit dan efeknya bertahan selama 3 hingga 4 jam.
  • Insulin kerja pendek mulai bekerja dalam 30 menit dan berlangsung 6 hingga 8 jam.
  • Insulin kerja menengah mulai bekerja dalam 1 hingga 2 jam dan berlangsung 12 hingga 18 jam.
  • Insulin kerja lama mulai bekerja beberapa jam setelah injeksi dan berlangsung 24 jam atau lebih.

Diabetes tipe 2

Pola makan dan olahraga dapat membantu beberapa orang dalam mengontrol diabetes tipe 2. Jika perubahan gaya hidup tidak cukup untuk menurunkan gula darah Anda, Anda perlu minum obat.

Obat-obatan ini dapat menurunkan gula darah Anda dengan berbagai cara:

Jenis ObatCara KerjaContoh
Inhibitor alfa-glukosidaseMemperlambat pemecahan gula dan makanan bertepung dalam tubuh AndaAcarbose (Precose) and miglitol (Glyset)
BiguanidesMengurangi jumlah glukosa yang dihasilkan oleh hati AndaMetformin (Glucophage)
Inhibitor DPP-4Meningkatkan gula darah Anda tanpa membuatnya terlalu rendahLinagliptin (Tradjenta), saxagliptin (Onglyza), and sitagliptin (Januvia)
Peptida seperti glukagonMengubah cara tubuh Anda memproduksi insulinDulaglutide (Trulicity), exenatide (Byetta), and liraglutide (Victoza)
MeglitinidaMerangsang pankreas Anda untuk melepaskan lebih banyak insulinNateglinide (Starlix) and repaglinide (Prandin)
Inhibitor SGLT2Melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam urinCanagliflozin (Invokana) and dapagliflozin (Farxiga)
SulfonilureaMerangsang pankreas Anda untuk melepaskan lebih banyak insulinGlyburide (DiaBeta, Glynase), glipizide (Glucotrol), and glimepiride (Amaryl)
TiazolidinedionesMembantu insulin untuk bekerja lebih baikPioglitazone (Actos) dan rosiglitazone (Avandia)

Anda mungkin perlu minum lebih dari satu obat di atas . Beberapa orang dengan diabetes tipe 2 juga menggunakan insulin.

Diabetes gestasional

Anda perlu memonitor kadar gula darah Anda beberapa kali sehari selama kehamilan. Jika kadarnya tinggi, perubahan pada pola makan dan olahraga mungkin saja cukup atau malah tidak cukup untuk menurunkannya.

Menurut Mayo Clinic, sekitar 10 hingga 20 persen wanita dengan diabetes gestasional akan membutuhkan insulin untuk menurunkan gula darah mereka. Insulin aman untuk bayi yang sedang berkembang.

Yang perlu digarisbawahi

Obat atau kombinasi obat yang diresepkan oleh dokter Anda akan tergantung pada jenis diabetes yang Anda miliki dan juga penyebabnya. Lihatlah daftar berbagai obat yang tersedia untuk mengobati diabetes.

Diabetes dan pola makan

Makan secara sehat adalah bagian utama dari pengelolaan diabetes. Dalam beberapa kasus, mengubah pola makan Anda mungkin cukup untuk mengendalikan penyakit ini.

Diabetes tipe 1

Kadar gula darah Anda naik atau turun berdasarkan jenis makanan yang Anda makan. Makanan berbahan tepung atau mengandung gula akan membuat kadar gula darah meningkat dengan cepat. Protein dan lemak meningkatkan kadar gula secara bertahap.

Tim medis Anda mungkin menyarankan agar Anda membatasi jumlah karbohidrat yang Anda makan setiap hari. Anda juga harus menyeimbangkan asupan karbohidrat Anda dengan dosis insulin Anda.

Bekerja dengan ahli gizi yang dapat membantu Anda merancang rencana makan khusus diabetes. Pola makan dengan protein, lemak, dan karbohidrat seimbang yang tepat dapat membantu Anda mengontrol gula darah. Lihatlah panduan ini untuk memulai diet diabetes tipe 1.

Diabetes tipe 2

Mengonsumsi jenis makanan yang tepat dapat mengontrol gula darah dan membantu Anda menurunkan berat badan berlebih.

Penghitungan karbohidrat adalah bagian penting dari makanan untuk penderita diabetes tipe 2. Seorang ahli diet dapat membantu Anda mengetahui berapa gram karbohidrat yang harus dimakan setiap kali makan.

Agar kadar gula darah Anda tetap stabil, cobalah untuk makan dalam porsi kecil sepanjang hari. Tekankan makanan sehat seperti:

  • buah-buahan
  • sayuran
  • biji-bijian
  • protein tanpa lemak seperti unggas dan ikan
  • lemak sehat seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan

Makanan tertentu lainnya juga dapat merusak upaya untuk mengendalikan gula darah Anda. Temukan makanan yang harus Anda hindari jika Anda menderita diabetes.

Diabetes gestasional

Makan makanan yang seimbang sangat penting bagi Anda dan bayi selama sembilan bulan kehamilan. Dengan membuat pilihan makanan yang tepat juga dapat membantu Anda menghindari obat diabetes.

Perhatikan ukuran porsi makan Anda, dan batasi makanan manis atau asin. Meskipun Anda membutuhkan gula untuk memberi makan bayi Anda yang sedang tumbuh, Anda harus menghindari makan terlalu banyak.

Pertimbangkan membuat rencana makan dengan bantuan ahli gizi. Mereka akan memastikan bahwa diet Anda memiliki campuran nutrisi makro yang tepat. Temukan di sini untuk hal yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan lainnya dalam makan makanan yang sehat dengan diabetes kehamilan.

Diagnosis diabetes

Siapapun yang memiliki gejala diabetes atau berisiko haruslah diuji. Wanita hamil harus secara rutin diuji untuk diabetes gestasional selama trimester kedua atau ketiga kehamilan mereka.

Dokter menggunakan tes darah ini untuk mendiagnosis prediabetes dan diabetes:

  • Tes glukosa plasma puasa (Fasting Plasma Glucose/FPG) mengukur gula darah Anda setelah Anda berpuasa selama 8 jam.
  • Tes A1C memberikan gambaran kadar gula darah Anda selama 3 bulan sebelumnya.

Untuk mendiagnosis diabetes gestasional, dokter akan menguji kadar gula darah Anda antara 24 dan 28 minggu kehamilan Anda.

  • Selama tes tantangan kadar glukosa, gula darah Anda diperiksa satu jam setelah Anda minum minuman manis.
  • Selama tes toleransi glukosa 3 jam, gula darah Anda diperiksa setelah Anda berpuasa semalaman dan kemudian minum minuman manis.

Semakin dini Anda didiagnosis menderita diabetes, semakin cepat Anda bisa memulai perawatan. Cari tahu apakah Anda harus diuji atau tidak, dan dapatkan informasi lebih lanjut tentang tes yang mungkin dilakukan oleh dokter Anda.

Pencegahan diabetes

Diabetes tipe 1 tidak dapat dicegah karena disebabkan oleh masalah dengan sistem kekebalan tubuh. Beberapa penyebab diabetes tipe 2, seperti gen atau usia Anda, juga tidak berada di bawah kendali Anda.

Namun banyak faktor risiko diabetes lainnya dapat dikendalikan. Sebagian besar strategi pencegahan diabetes melibatkan penyesuaian yang sederhana dengan pola makan dan olahraga rutin Anda.

Jika Anda telah didiagnosis menderita prediabetes, berikut ini adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menunda atau mencegah diabetes tipe 2:

  • Lakukan setidaknya 150 menit per minggu latihan aerobik, seperti berjalan atau bersepeda.
  • Kurangi lemak jenuh dan trans, bersama dengan karbohidrat olahan, dari pola makan Anda.
  • Makan lebih banyak buah, sayuran, dan biji-bijian.
  • Makanlah dalam porsi yang lebih kecil.
  • Cobalah untuk menurunkan 7 persen dari berat badan Anda jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas.

Ini bukan satu-satunya cara untuk mencegah penyakit diabetes. Temukan lebih banyak strategi yang dapat membantu Anda menghindari penyakit kronis ini.

Diabetes dalam masa kehamilan

Wanita yang belum pernah menderita diabetes tiba-tiba dapat menderita diabetes gestasional dalam kehamilan. Hormon yang diproduksi oleh plasenta dapat membuat tubuh Anda lebih tahan terhadap efek insulin.

Beberapa wanita yang menderita diabetes sebelum mengandung akan membawa penyakit ini ke dalam masa kehamilan. Ini disebut diabetes pra-kehamilan.

Diabetes gestasional harus sudah hilang setelah Anda melahirkan, tetapi itu secara signifikan meningkatkan risiko terkena diabetes nantinya.

Sekitar setengah dari wanita dengan diabetes gestasional akan menderita diabetes tipe 2 dalam 5 hingga 10 tahun setelah melahirkan, menurut Federasi Diabetes Internasional (International Diabetes Federation/IDF).

Memiliki penyakit diabetes selama kehamilan Anda juga dapat menyebabkan komplikasi bagi bayi baru lahir Anda, seperti penyakit kuning atau masalah pernapasan.

Jika Anda didiagnosis menderita diabetes pra-kehamilan atau gestasional, Anda perlu dalam pemantauan khusus untuk mencegah adanya komplikasi. Cari tahu lebih lanjut tentang efek diabetes pada kehamilan.

Diabetes pada anak-anak

Anak-anak bisa menderita penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2. Mengontrol gula darah sangat penting pada anak yang berusia muda, karena penyakit ini dapat merusak organ-organ penting seperti jantung dan ginjal.

Diabetes tipe 1

Kondisi diabetes autoimun sering dimulai pada usia kanak-kanak. Salah satu gejala utama adalah seringnya buang air kecil. Anak-anak dengan diabetes tipe 1 dapat mulai mengompol setelah mereka dilatih untuk buang air di toilet.

Rasa haus yang ekstrem, kelelahan, dan kelaparan juga merupakan tanda-tanda kondisi tersebut. Penting bagi anak-anak dengan diabetes tipe 1 untuk segera dirawat. Penyakit ini dapat menyebabkan gula darah tinggi dan dehidrasi, yang bisa menjadi keadaan darurat medis.

Diabetes tipe 2

Diabetes tipe 1 dulu disebut “diabetes remaja” karena tipe 2 sangat jarang diderita pada anak-anak. Sekarang karena lebih banyak anak kelebihan berat badan atau obesitas, maka diabetes tipe 2 menjadi lebih umum pada kelompok usia ini.

Sekitar 40 persen anak-anak dengan diabetes tipe 2 tidak memiliki gejala, menurut Mayo Clinic. Penyakit ini sering didiagnosis selama pemeriksaan fisik.

Diabetes tipe 2 yang tidak diobati dapat menyebabkan komplikasi seumur hidup, termasuk penyakit jantung, penyakit ginjal, dan kebutaan. Makan sehat dan berolahraga dapat membantu anak Anda mengontrol gula darah dan mencegah masalah ini.

Diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada orang muda. Pelajari cara menemukan tanda-tandanya sehingga Anda dapat melaporkannya ke dokter anak Anda.

Kesimpulan

Beberapa tipe diabetes – seperti tipe 1 – disebabkan oleh faktor-faktor yang di luar kendali Anda. Lainnya – seperti tipe 2 – dapat dicegah dengan pilihan makanan yang lebih baik, peningkatan aktivitas, dan penurunan berat badan.

Diskusikan potensi risiko diabetes dengan dokter Anda. Jika Anda berisiko, periksalah gula darah Anda dan ikuti saran dokter untuk mengontrol gula darah Anda.

Categories
Uncategorized

Batu Ginjal: Jenis, Diagnosis, dan Pengobatannya

Batu Ginjal

Apa itu batu ginjal?

Batu ginjal adalah massa padat yang terbuat dari kristal. Batu ginjal ini biasanya berasal dari ginjal Anda. Namun, kemudian dapat berkembang di mana saja di sepanjang saluran kemih Anda, yang terdiri dari bagian-bagian ini:

  • ginjal
  • ureter
  • kandung kemih
  • uretra

Batu ginjal adalah salah satu kondisi medis yang paling menyakitkan. Penyebab dari penyakit batu ginjal bervariasi sesuai dengan jenis batunya.

Jenis-jenis batu ginjal

Tidak semua batu ginjal terbuat dari kristal yang sama. Berbagai jenis batu ginjal termasuk:

Kalsium

Batu kalsium adalah jenis batu ginjal yang paling umum ditemukan. Batu ini sering terbentuk dari kalsium oksalat (dapat juga terdiri dari kalsium fosfat atau maleat). Dengan mengkonsumsi lebih sedikit makanan kaya oksalat dapat mengurangi risiko Anda terkena batu ginjal jenis ini. Makanan yang mengandung tinggi kalsium oksalat diantaranya adalah:

  • keripik kentang
  • kacang-kacangan
  • cokelat
  • bit
  • bayam

Namun, meskipun beberapa batu ginjal terbuat dari kalsium, namun dengan mendapatkan cukup kalsium dalam makanan Anda dapat mencegah batu ginjal terbentuk.

Asam urat

Batu ginjal jenis ini lebih sering terjadi pada pria daripada pada wanita. Dimana dapat terjadi pada orang dengan gout atau mereka yang sedang menjalani kemoterapi.

Jenis batu ini berkembang ketika urin bersifat terlalu asam. Pola makan yang kaya akan purin dapat meningkatkan kadar asam urin. Purin adalah zat yang tidak berwarna dalam protein hewani, seperti ikan, kerang, dan daging.

Struvite

Jenis batu ini banyak ditemukan pada wanita dengan infeksi saluran kemih (ISK). Batu-batu ini hasil dari infeksi ginjal adalah bisa berukuran sangat besar sehingga menyebabkan penyumbatan saluran kemih. Mengobati infeksi yang mendasarinya dapat mencegah perkembangan batu struvite.

Sistin

Batu sistin jarang sekali ditemukan. Namun dapat diderita oleh pria maupun wanita yang memiliki kelainan genetik cystinuria. Dengan jenis batu ini, sistin yaitu asam yang terjadi secara alami di dalam tubuh tersebut bocor dari ginjal ke dalam urin.

Faktor risiko batu ginjal

Faktor risiko terbesar penyakit batu ginjal adalah mengeluarkan kurang dari 1 liter urin per hari. Inilah sebabnya mengapa batu ginjal sering terjadi pada bayi prematur yang memiliki masalah ginjal. Namun, batu ginjal kemungkinan besar terjadi pada orang berusia antara 20 dan 50 tahun.

Berbagai faktor dapat meningkatkan risiko berkembangnya batu ginjal pada Anda.

Hubungan intim juga berperan. Lebih banyak pria daripada wanita yang menderita batu ginjal, menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK).

Riwayat batu ginjal dapat meningkatkan risiko Anda. Begitu juga riwayat keluarga dengan batu ginjal.

Faktor risiko lainnya termasuk:

  • dehidrasi
  • kegemukan
  • pola makan dengan kadar tinggi protein, garam, atau glukosa
  • kondisi hiperparatiroid
  • operasi bypass lambung
  • penyakit radang usus yang meningkatkan penyerapan kalsium
  • minum obat-obatan seperti diuretik triamterene, obat anti kejang, dan antasida berbasis kalsium

Mengenali gejala dan tanda-tanda batu ginjal

Batu ginjal diketahui dapat menyebabkan sakit parah. Gejala batu ginjal mungkin tidak terjadi sampai batu mulai bergerak ke bawah ureter. Terjadinya nyeri yang hebat ini disebut kolik ginjal. Anda mungkin merasakan sakit di satu sisi punggung atau perut.

Pada pria, rasa sakit dapat menjalar ke area selangkangan. Rasa sakit dari kolik ginjal ini dapat datang dan pergi, tetapi bisa muncul sangat intens. Penderita kolik ginjal cenderung gelisah.

Gejala lain dari batu ginjal dapat meliputi:

  • darah dalam urin (urin berwarna merah, merah muda, atau coklat)
  • muntah
  • mual
  • urin berubah warna atau berbau busuk
  • tubuh panas dingin
  • demam
  • sering buang air kecil
  • air kencing sedikit

Dalam kasus batu ginjal ringan, Anda mungkin tidak memiliki rasa sakit atau gejala apa pun ketika batu melewati saluran kemih Anda.

Mengapa batu ginjal bisa menjadi masalah

Batu ginjal tidak selalu berada pada ginjal. Terkadang berpindah dari ginjal ke ureter. Ukuran ureter kecil dan halus, dan batu-batunya mungkin terlalu besar untuk melewati ureter dengan lancar ke kandung kemih.

Saluran batu ke ureter dapat menyebabkan kejang dan iritasi pada ureter. Ini menyebabkan darah muncul dalam urin.

Terkadang batu menghambat aliran urin. Ini disebut obstruksi saluran kemih. Obstruksi saluran kemih dapat menyebabkan infeksi ginjal dan kerusakan ginjal.

Cara menguji dan mendiagnosis batu ginjal

Diagnosis batu ginjal memerlukan penilaian terhadap riwayat kesehatan yang lengkap serta adanya pemeriksaan fisik. Tes lainnya termasuk:

  • tes darah untuk mengetahui adanya kandungan kalsium, fosfor, asam urat, dan elektrolit
  • nitrogen urea darah (Blood Urea Nitrogen/BUN) dan kreatinin untuk menilai fungsi ginjal
  • urinalisis untuk memeriksa kristal, bakteri, darah, dan sel putih
  • pemeriksaan batu yang lewat untuk menentukan jenisnya

Tes berikut dapat mengesampingkan obstruksi:

  • rontgen perut
  • pielogram intravena (Intravenous Pyelogram/IVP)
  • pyelogram retrograde
  • USG ginjal (tes pilihan)
  • MRI untuk memindai perut dan ginjal
  • CT scan perut

Zat pewarna yang digunakan dalam CT scan dan IVP dapat mempengaruhi fungsi ginjal. Namun, pada orang dengan fungsi ginjal normal, tes ini bukan jadi masalah.

Ada beberapa obat yang dapat meningkatkan potensi kerusakan ginjal bersamaan dengan pewarna. Pastikan ahli radiologi Anda tahu tentang obat apa pun yang Anda minum.

Bagaimana merawat batu ginjal

Perawatan disesuaikan dengan jenis batu. Air seni dapat disaring dan batu dikumpulkan untuk dievaluasi.

Minum enam hingga delapan gelas air sehari untuk meningkatkan aliran urin. Orang yang mengalami dehidrasi atau mengalami mual dan muntah yang parah mungkin memerlukan cairan intravena.

Pilihan perawatan lain termasuk:

Pengobatan

Penghilang rasa sakit mungkin memerlukan obat bius.Munculnya infeksi membutuhkan perawatan dengan antibiotik. Obat lain termasuk:

  • allopurinol (Zyloprim) untuk batu asam urat
  • diuretik thiazide untuk mencegah pembentukan batu kalsium
  • natrium bikarbonat atau natrium sitrat membuat urin menjadi kurang asam
  • larutan fosfor untuk mencegah terbentuknya batu kalsium
  • ibuprofen (Advil) untuk rasa sakit
  • acetaminophen (Tylenol) untuk rasa sakit
  • naproxen sodium (Aleve) untuk rasa sakit

Lithotripsy

Gelombang kejut ekstrakorporeal lithotripsy menggunakan gelombang suara untuk memecah batu-batu yang berukuran besar sehingga dapat dengan mudah menurunkan ureter ke dalam kandung kemih Anda. Prosedur ini bisa menjadi tidak nyaman dan mungkin memerlukan anestesi ringan. Ini dapat menyebabkan memar pada perut dan punggung serta pendarahan di sekitar ginjal dan organ-organ di sekitarnya.

Bedah terowongan (nefrolitotomi perkutan)

Dokter bedah mengangkat batu-batu melalui sayatan kecil di punggung Anda. Seseorang mungkin memerlukan prosedur ini ketika:

  • batu menyebabkan penyumbatan dan infeksi atau merusak ginjal
  • batu telah tumbuh terlalu besar untuk dilewati urin
  • rasa sakit yang sudah tidak bisa dikendalikan

Ureteroskopi

Ketika sebuah batu tersangkut di ureter atau kandung kemih, dokter Anda mungkin menggunakan alat yang disebut ureteroscope untuk menghilangkannya.

Sebuah kawat kecil dengan kamera terpasang dimasukkan ke dalam uretra dan diteruskan ke kandung kemih. Dokter kemudian menggunakan kurungan kecil untuk meruntuhkan batu dan mengeluarkannya. Batu tersebut kemudian dikirim ke laboratorium untuk dianalisis.

Cara mencegah penyakit batu ginjal

Hidrasi yang tepat adalah tindakan pencegahan utama. The Mayo Clinic merekomendasikan minum air yang cukup untuk mengeluarkan sekitar 2,6 liter urin setiap hari. Meningkatkan jumlah urin yang Anda keluarkan dapat membantu membersihkan ginjal.

Anda dapat mengganti minuman jahe, soda lemon-jeruk nipis, dan jus buah dengan air untuk membantu Anda menambah asupan cairan. Jika batu terkait dengan kadar sitrat yang rendah, jus sitrat dapat membantu mencegah pembentukan batu.

Mengonsumsi makanan kaya oksalat dalam jumlah sedang dan mengurangi asupan garam dan protein hewani juga dapat menurunkan risiko batu ginjal.

Dokter Anda mungkin akan meresepkan obat untuk membantu mencegah pembentukan kalsium dan batu asam urat. Jika Anda memiliki batu ginjal atau Anda berisiko terkena batu ginjal, bicarakan dengan dokter Anda dan diskusikan metode pencegahan terbaik.

Categories
Uncategorized

Terapi Radiasi: Tujuan, Risiko, Prosedur, dan Lainnya

Terapi Radiasi

Apa itu terapi radiasi?

Terapi radiasi adalah perawatan kanker dengan menggunakan sinar radiasi yang terkonsentrasi untuk membunuh sel-sel kanker.

Jenis terapi radiasi yang paling umum adalah radiasi sinar eksternal. Jenis ini melibatkan mesin yang mengarahkan sinar radiasi berenergi tinggi pada sel kanker. Mesin ini memungkinkan radiasi untuk ditargetkan pada lokasi tertentu, itulah mengapa dokter menggunakan radiasi sinar eksternal untuk hampir semua jenis kanker.

Menurut sumber tepercaya dari National Cancer Institute (NCI), sekitar setengah dari semua penderita kanker akan menerima terapi radiasi.

Mengapa terapi radiasi dilakukan

Terapi radiasi adalah salah satu sarana penting untuk mengobati kanker dan sering digunakan bersamaan dengan terapi lain, seperti kemoterapi atau operasi pengangkatan tumor.

Tujuan utama dari terapi radiasi adalah mengecilkan tumor dan membunuh sel kanker. Sementara terapi ini besar kemungkinannya akan melukai sel-sel sehat, namun kerusakannya tidaklah permanen. Sel-sel normal dan non-kanker Anda akan memiliki kemampuan untuk pulih setelah terapi radiasi. Untuk meminimalkan efek radiasi pada tubuh, radiasi ditargetkan hanya ke titik-titik tertentu pada tubuh Anda.

Terapi radiasi dapat digunakan dalam berbagai tahap perawatan kanker dengan hasil yang berbeda. Manfaat terapi radiasi yaitu:

  • untuk meringankan gejala pada kanker stadium lanjut
  • sebagai pengobatan utama penyakit kanker
  • dalam hubungannya dengan perawatan kanker lainnya
  • untuk mengecilkan tumor sebelum operasi
  • untuk membunuh sel kanker yang tersisa setelah operasi

Risiko terapi radiasi

Apapun jenis radiasi yang digunakan, kelelahan dan kerontokan rambut adalah efek samping yang umum. Kerontokan rambut hanya terjadi pada bagian tubuh Anda yang sedang dirawat.

Radiasi juga memengaruhi sel-sel kulit. Perubahan pada kulit dapat meliputi:

  • kulit melepuh
  • kulit kering
  • gatal
  • kulit mengelupas

Efek samping lainnya dari radiasi tergantung pada area yang dirawat, dan diantaranya adalah:

  • diare
  • sakit telinga
  • sariawan
  • mulut kering
  • mual
  • disfungsi seksual
  • sakit tenggorokan
  • pembengkakan
  • kesulitan menelan
  • kesulitan buang air kecil, seperti sakit saat buang air kecil atau urgensi kemih
  • muntah

Menurut NCI, sebagian besar efek samping ini hilang dalam waktu dua bulan setelah perawatan selesai. Dalam kasus yang jarang terjadi, efek samping dapat bertahan atau bahkan muncul ketika enam bulan atau lebih setelah pengobatan selesai. Efek samping yang terlambat waktunya ini dapat termasuk:

  • masalah mulut
  • masalah sendi
  • lymphedema, atau pembengkakan jaringan
  • infertilitas
  • kemungkinan munculnya kanker sekunder

Ini kadang-kadang dapat muncul bertahun-tahun setelah terapi. Bicaralah dengan dokter Anda tentang segala kekhawatiran Anda mengenai efek samping yang mungkin terjadi.

Persiapan sebelum terapi radiasi

Langkah pertama dalam perawatan radiasi adalah menentukan bahwa ini adalah bentuk perawatan yang tepat untuk Anda. Dokter Anda juga akan menentukan jumlah dosis dan frekuensi radiasi yang paling cocok untuk jenis dan stadium kanker Anda. Kadang-kadang dokter Anda mungkin memutuskan bahwa terapi radiasi paling cocok untuk digunakan pada tahap selanjutnya, sehingga Anda dapat menerima perawatan kanker lainnya terlebih dahulu.

Persiapan untuk terapi radiasi terlebih dahulu melakukan simulasi radiasi. Ini biasanya mencakup langkah-langkah yang terdapatdi bawah ini.

Simulasi radiasi

  1. Anda akan berbaring di tempat yang sama yang akan digunakan untuk perawatan Anda.
  2. Berbaring diam pada sudut yang tepat sangat penting untuk keberhasilan perawatan, dimana tim kesehatan Anda akan menggunakan bantal dan penahan untuk menempatkan Anda pada sudut yang terbaik selama perawatan.
  3. Anda kemudian akan menjalani CT scan atau sinar-X untuk menentukan tingkatan kanker Anda dan di mana radiasi harus difokuskan.
  4. Setelah menentukan lokasi yang terbaik untuk perawatan radiasi, tim perawatan Anda kemudian akan menandai area tersebut dengan tanda yang sangat kecil. Tanda ini biasanya seukuran bintik.
  5. Anda sekarang siap untuk memulai terapi radiasi.

Bagaimana terapi radiasi dilakukan

Terapi radiasi biasanya mengambil sesi perawatan lima hari dalam seminggu selama 1 hingga 10 minggu. Jumlah total perawatan tergantung pada ukuran dan jenis kanker. Setiap sesi biasanya memakan waktu sekitar 10 hingga 30 menit. Seringkali, individu diberikan libur dari terapi setiap akhir pekan untuk membantu pemulihan sel-sel yang normal.

Pada setiap sesi, Anda akan berbaring di meja perawatan, dan tim Anda akan memposisikan Anda dan menaruh bantal dan penyangga yang sama dengan yang digunakan selama simulasi pada radiasi awal Anda. Penutup, pelindung atau perisai juga dapat diposisikan pada atau di sekitar Anda untuk melindungi bagian tubuh lain yang tidak perlu terkena radiasi.

Terapi radiasi melibatkan penggunaan mesin akselerator linier, yang mengarahkan radiasi di tempat yang tepat. Mesin dapat bergerak di sekitar meja untuk mengarahkan radiasi pada sudut yang tepat. Mesin tersebut juga dapat mengeluarkan suara berdengung, namun hal ini sangatlah normal.

Anda seharusnya tidak merasakan sakit selama menjalani tes ini. Anda juga akan dapat berkomunikasi dengan tim Anda melalui panggilan kamar di rumah sakit jika perlu. Dokter Anda akan berada pada ruang yang berdekatan untuk memantau tes yang sedang berlangsung.

Tindak lanjut setelah terapi radiasi

Selama minggu-minggu perawatan, penyedia layanan kesehatan Anda akan memonitor jadwal, dosis perawatan dan juga kesehatan Anda secara umum .

Anda akan menjalani beberapa pemindaian dan tes pencitraan selama radiasi sehingga dokter Anda dapat mengamati seberapa baik Anda dalam merespons pengobatan. Pemindaian dan tes ini juga dapat memberi tahu kepada dokter jika ada perubahan yang perlu dilakukan untuk perawatan Anda.

Jika Anda mengalami efek samping dari radiasi, beri tahu penyedia layanan kesehatan Anda pada janji temu berikutnya. Kadang-kadang, bahkan dengan perubahan kecil dapat membuat perbedaan besar dalam mengurangi efek samping. Paling tidak, Anda mungkin diberi saran atau obat untuk membantu meringankan ketidaknyamanan yang dirasa.

Categories
Uncategorized

Kemoterapi: Penggunaan, Efek Samping, dan Prosedur

Kemoterapi

Apa itu Kemoterapi?

Kemoterapi adalah metode agresif dari terapi obat kimia yang ditujukan untuk menghancurkan sel-sel yang tumbuh dengan cepat di dalam tubuh. Ini biasanya digunakan untuk mengobati kanker, karena sel-sel kanker tumbuh dan membelah lebih cepat daripada sel-sel lainnya. Seorang dokter yang berspesialisasi dalam pengobatan kanker dikenal sebagai ahli onkologi. Mereka akan bekerja dengan Anda untuk membuat rencana perawatan Anda.

Kemoterapi sering digunakan dalam kombinasi dengan terapi lain, seperti operasi, radiasi, atau terapi hormon. Ini tergantung pada:

  • stadium dan jenis kanker yang Anda miliki
  • kesehatan Anda secara keseluruhan
  • perawatan kanker sebelumnya yang pernah Anda lakukan
  • lokasi sel kanker
  • pilihan perawatan pribadi Anda

Ini dianggap sebagai perawatan sistemik, yang berarti dapat mempengaruhi seluruh tubuh.

Sementara kemoterapi telah terbukti secara efektif menyerang sel-sel kanker, juga dapat menyebabkan efek samping yang serius yang dapat sangat mempengaruhi kualitas hidup Anda. Anda harus mempertimbangkan efek samping ini terhadap risiko tidak mendapatkan perawatan ketika memutuskan apakah kemoterapi tersebut sudah tepat untuk Anda.

Mengapa Kemoterapi Dilakukan?

Kemoterapi terutama dilakukan untuk:

  • menurunkan jumlah sel kanker dalam tubuh Anda
  • mengurangi kemungkinan penyebaran kanker
  • mengecilkan ukuran tumor
  • mengurangi gejala kanker yang ada saat ini

Jika Anda menjalani operasi untuk mengangkat tumor kanker, seperti lumpektomi untuk kanker payudara, ahli kanker Anda mungkin menyarankan agar Anda menjalani kemoterapi untuk memastikan bahwa sel kanker yang masih hidup ikut terbunuh juga.

Kemoterapi juga digunakan untuk mempersiapkan Anda untuk perawatan lainnya. Ini dapat digunakan untuk mengecilkan tumor sehingga dapat diangkat dengan operasi atau untuk mempersiapkan Anda untuk terapi radiasi.

Dalam kasus kanker stadium akhir, kemoterapi dapat membantu menghilangkan rasa sakit.

Selain pengobatan untuk kanker, kemoterapi dapat digunakan untuk mempersiapkan orang-orang dengan penyakit sumsum tulang dalam perawatan sel induk sumsum tulang dan dapat digunakan untuk mengobati gangguan sistem kekebalan tubuh. Dosis yang jauh lebih rendah daripada yang digunakan untuk mengobati kanker dapat digunakan untuk membantu mengobati gangguan sistem kekebalan tubuh dimana dapat menyerang sel-sel yang sehat, seperti penyakit lupus atau rheumatoid arthritis.

Efek Samping Kemoterapi

Kemoterapi dirancang untuk membunuh sel-sel yang membelah dengan cepat, termasuk sel-sel kanker dan juga sel-sel lainnya dalam tubuh Andayang membelah dengan cepat. Sel pada area berikut ini dapat terpengaruh, diantaranya adalah:

  • darah
  • rambut
  • kulit
  • lapisan saluran usus Anda

Karena itu, efek samping dari kemoterapi meliputi:

  • mudah memar dan pendarahan yang berlebihan
  • diare
  • mulut kering
  • sariawan
  • kelelahan
  • demam
  • rambut rontok
  • kehilangan nafsu makan
  • mual
  • muntah
  • penurunan berat badan
  • rasa sakit dari kerusakan saraf
  • infeksi
  • anemia
  • sembelit
  • sakit saraf
  • lymphedema
  • memori bermasalah
  • konsentrasi bermasalah
  • perubahan pada kulit
  • perubahan pada kuku
  • insomnia
  • perubahan pada saat berhubungan intim
  • perubahan pada kesuburan

Dokter Anda dapat membantu Anda mengatur efek samping tersebut dengan obat-obatan, tips gaya hidup, dan banyak lagi.

Sebagian besar efek samping kemoterapi mereda ketika pengobatan telah selesai. Ada risiko efek jangka panjang yang dapat berkembang bahkan bertahun-tahun setelah perawatan, tergantung pada jenis kemoterapi yang dilakukan.

Efek-efek ini dapat termasuk kerusakan pada:

  • jantung
  • ginjal
  • paru-paru
  • saraf
  • organ reproduksi

Ada juga kemungkinan berkembangnya kanker kedua sebagai akibat dari kemoterapi. Sebelum memulai perawatan, bicarakan dengan dokter Anda tentang risiko yang mungkin terjadi dan gejala apa yang harus Anda ketahui.

Cara Mempersiapkan Kemoterapi

Karena kemoterapi adalah perawatan serius untuk kondisi yang serius pula, sangat penting untuk merencanakan terlebih dahulu sebelum memulai terapi. Dokter dan staf rumah sakit Anda akan membantu Anda mengantisipasi potensi masalah yang terkait dengan perawatan ini.

Sebelum Anda memulai terapi, Anda akan menjalani serangkaian tes untuk membantu menentukan apakah Anda cukup sehat untuk menjalani kemoterapi. Ini akan mencakup pemeriksaan jantung dan tes darah untuk menentukan kesehatan hati Anda. Tes-tes ini juga dapat membantu membimbing dokter Anda dalam menentukan jenis kemoterapi yang akan digunakan dalam perawatan Anda.

Dokter Anda juga dapat menyarankan Anda mengunjungi dokter gigi sebelum memulai perawatan. Karena kemoterapi dapat mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk sembuh, infeksi apa pun di gusi atau gigi Anda berpotensi menyebar ke seluruh tubuh Anda.

Dokter Anda mungkin memasang porta jika Anda melakukan kemoterapi melalui jalur intravena (IV). Port adalah perangkat yang ditanamkan pada tubuh Anda, biasanya di dada dekat bahu Anda. Ini memungkinkan akses yang lebih mudah ke pembuluh darah Anda dan tidak terlalu menyakitkan. Selama setiap perawatan, IV akan dimasukkan ke port Anda.

Tips Persiapan

Pertimbangkan beberapa tips persiapan untuk perawatan kemoterapi ini:

  • Buat aturan dalam pekerjaan. Sebagian besar orang dapat bekerja selama kemoterapi, tetapi Anda mungkin ingin mengambil beban kerja yang lebih ringan sampai Anda tahu jenis efek samping apa yang mungkin Anda alami.
  • Persiapkan kegiatan di rumah. Mencuci pakaian, membeli bahan makanan, dan melakukan tugas-tugas lain yang mungkin terlalu lemah untuk Anda lakukan setelah perawatan Anda
  • Aturlah bantuan yang mungkin Anda butuhkan. Mengundang teman atau anggota keluarga untuk membantu pekerjaan rumah tangga atau merawat hewan peliharaan atau anak-anak bisa sangat bermanfaat.
  • Mengantisipasi efek samping. Tanyakan kepada dokter Anda apa efek samping yang mungkin Anda alami dan bagaimana merencanakannya. Jika infertilitas bisa menjadi efek samping sedangkan Anda ingin memiliki anak, Anda mungkin bisa menyimpan dan membekukan sperma, telur, atau embrio yang telah dibuahi atau yang disebut bayi tabung. Anda bisa juga membeli penutup kepala atau rambut palsu jika mengalami kerontokan rambut.
  • Mulai terapi atau bergabunglah dengan grup pendukung. Curhat dengan seseorang di luar keluarga Anda dan lingkaran teman tentang apa yang Anda alami dapat membantu Anda tetap optimis. Ini juga dapat membantu meredakan ketakutan yang mungkin muncul selama Anda menjalani perawatan.

Bagaimana Kemoterapi Dilakukan

Anda dan dokter Anda dapat bekerja sama untuk mempertimbangkan semua variabel dan menentukan jalan terbaik untuk perawatan Anda. Kemoterapi biasanya diberikan dalam bentuk pil atau langsung ke pembuluh darah dengan injeksi atau infus. Selain dua bentuk ini, kemoterapi juga dapat diberikan dengan beberapa cara lain.

Opsi tindakan kemoterapi meliputi:

  • Kemoterapi dapat dikirim langsung menuju tumor, tergantung pada lokasi tumornya. Jika Anda menjalani operasi untuk mengangkat tumor, dokter Anda dapat menanam cakram yang larut secara lambat dengan melepaskan obat pada waktu tertentu.
  • Beberapa kanker kulit dapat diobati dengan krim kemoterapi.
  • Kemoterapi dapat dikirim ke bagian tubuh tertentu melalui perawatan lokal, seperti langsung ke perut, dada, sistem saraf pusat, atau ke kandung kemih melalui uretra.
  • Beberapa jenis kemoterapi dapat diminum melalui pil.
  • Obat kemoterapi cair dapat diberikan dalam bentuk suntikan tunggal, atau Anda dapat memiliki port yang dipasang dimana jarum dimasukkan pada setiap perawatan. Metode infus dengan port hanya mengakibatkan rasa sakit pada tempat suntikan selama tindakan pertama berlangsung, tetapi jarum port dapat dilonggarkan tergantung pada tingkat aktivitas Anda.

Dimana Anda menerima perawatan tergantung pada metode kemoterapi yang Anda pilih. Misalnya, jika Anda menggunakan krim atau pil, Anda dapat merawat diri sendiri di rumah. Prosedur lain biasanya dilakukan di rumah sakit atau pusat perawatan kanker.

Jadwal kemoterapi Anda, seperti seberapa sering Anda menerima perawatan, akan disesuaikan untuk Anda nantinya. Itu dapat diubah jika tubuh Anda tidak mampu menangani perawatan dengan baik, atau dapat ditingkatkan atau dikurangi tergantung pada seberapa baik sel-sel kanker bereaksi terhadap perawatan.

Setelah Kemoterapi

Dokter dan tim perawatan kanker Anda akan secara teratur memantau efektivitas perawatan yang sudah Anda jalani . Ini akan mencakup teknik pencitraan, tes darah, dan lainnya. Dokter Anda dapat menyesuaikan perawatan Anda kapan saja.

Semakin banyak Anda konsultasi dengan dokter tentang bagaimana kemoterapi mempengaruhi Anda, semakin baik pula pengalaman perawatan Anda. Jika Anda ingin memberi tahu kepada dokter tentang efek samping atau masalah terkait perawatan yang Anda alami sehingga dokter dapat melakukan penyesuaian pada perawatan Anda jika perlu.

Categories
Uncategorized

Kesehatan Ginjal dan Penyakit Ginjal: Penyebab dan Pertanyaan

Dasar dari Kesehatan Ginjal dan Penyakit Ginjal

Apa itu penyakit ginjal?

Ginjal adalah sepasang organ berukuran sekepalan tangan yang terletak di bagian bawah tulang rusuk. Terdapat satu ginjal pada setiap sisi tulang belakang.

Ginjal sangat penting perannya dalam membentuk tubuh yang sehat, terutama bertanggung jawab untuk menyaring racun, kelebihan air, dan kotoran lainnya dari darah. Racun yang masuk disimpan dalam kandung kemih dan kemudian dikeluarkan saat buang air kecil. Ginjal juga mengatur kadar pH, garam, dan kalium dalam tubuh serta menghasilkan hormon yang mengatur tekanan darah dan mengontrol produksi sel darah merah. Ginjal bahkan mengaktifkan manfaat vitamin D yang membantu tubuh dalam menyerap kalsium.

Penyakit ginjal terjadi ketika ginjal Anda menjadi rusak dan tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Kerusakan dapat disebabkan oleh penyakit diabetes, tekanan darah tinggi, dan berbagai kondisi kronis lainnya yang bersifat jangka panjang. Penyakit ginjal dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya, termasuk diantaranya kondisi tulang yang lemah, kerusakan saraf, dan kekurangan gizi.

Jika penyakit semakin memburuk dari waktu ke waktu, ginjal Anda mungkin akan berhenti bekerja secara total. Ini berarti bahwa dialisis akan diperlukan untuk melakukan fungsi ginjal tersebut. Dialisis adalah perawatan yang menyaring dan memurnikan darah menggunakan mesin. Tindakan tersebut tidak bisa menyembuhkan penyakit ginjal, tetapi bisa memperpanjang hidup Anda.

Apa saja jenis dan penyebab penyakit ginjal?

Penyakit ginjal kronis

Bentuk penyakit ginjal yang paling umum adalah penyakit ginjal kronis. Penyakit ginjal kronis adalah kondisi jangka panjang yang tidak membaik dari waktu ke waktu. Ini biasanya disebabkan oleh tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi berbahaya bagi ginjal karena dapat meningkatkan tekanan pada glomeruli. Glomeruli adalah pembuluh darah kecil pada ginjal tempat darah dibersihkan. Seiring waktu, peningkatan tekanan merusak pembuluh-pembuluh ini dan fungsi ginjal mulai menurun.

Fungsi ginjal pada akhirnya akan memburuk ke titik dimana ginjal tidak dapat lagi melakukan pekerjaannya dengan baik. Dalam hal ini, seseorang perlu menjalani dialisis. Dialisis menyaring cairan berlebih dan membuang darah. Dialisis dapat membantu mengobati penyakit ginjal tetapi tidak dapat menyembuhkannya. Transplantasi ginjal dapat menjadi pilihan perawatan alternatif tergantung pada keadaan Anda.

Diabetes juga merupakan penyebab utama penyakit ginjal kronis. Diabetes adalah penyakit yang menyebabkan gula darah tinggi. Peningkatan kadar gula dalam darah dapat merusak pembuluh darah pada ginjal. Ini berarti ginjal tidak dapat membersihkan darah secara benar. Gagal ginjal dapat terjadi ketika tubuh Anda kelebihan muatan racun.

Batu ginjal

Batu ginjal adalah masalah ginjal yang paling umum terjadi, yaitu ketika mineral dan zat lain dalam darah mengkristal dalam ginjal dan membentuk massa padat (batu). Batu ginjal biasanya keluar dari tubuh saat buang air kecil. Ketika tubuh mengeluarkan batu ginjal bisa jadi akan sangat menyakitkan, tetapi jarang menyebabkan masalah yang terlalu parah.

Glomerulonephritis

Glomerulonephritis adalah peradangan pada glomeruli. Glomeruli adalah struktur yang sangat kecil di dalam ginjal yang fungsinya untuk menyaring darah. Glomerulonephritis dapat disebabkan oleh infeksi, obat-obatan, atau kelainan bawaan (gangguan yang terjadi selama atau setelah lahir). Tetapi kondisi ini seringkali sembuh dengan sendirinya.

Penyakit ginjal polikistik

Penyakit ginjal polikistik adalah kelainan genetik yang menyebabkan tumbuhnya banyak kista (kantung kecil cairan) pada ginjal. Kista ini dapat mengganggu fungsi ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal. Penting untuk kita ketahui bahwa kista ginjal pada seseorang cukup umum terjadi dan hampir selalu tidak berbahaya.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri pada bagian dari sistem kemih. Infeksi pada kandung kemih dan uretra adalah yang paling umum terjadi. Infeksi ini mudah diobati dan jarang menyebabkan lebih banyak masalah kesehatan. Namun, jika tidak diobati, infeksi ini dapat menyebar ke ginjal sehingga menyebabkan gagal ginjal.

Apa saja gejala penyakit ginjal?

Penyakit ginjal adalah suatu kondisi yang dapat dengan mudah tidak diketahui sampai gejalanya menjadi parah. Gejala-gejala berikut ini adalah tanda-tanda peringatan dini bahwa Anda mungkin menderita penyakit ginjal:

  • kelelahan
  • kesulitan berkonsentrasi
  • sulit tidur
  • nafsu makan yang buruk
  • kram otot
  • kaki / pergelangan kaki bengkak
  • bengkak di sekitar mata di pagi hari
  • kulit kering dan bersisik
  • sering buang air kecil, terutama saat larut malam

Pelajari lebih lanjut: Tes fungsi ginjal »

Gejala parah yang memungkinkan penyakit ginjal Anda berkembang menjadi gagal ginjal yaitu:

  • mual
  • muntah
  • kehilangan selera makan
  • perubahan dalam keluarnya urin
  • retensi cairan
  • anemia (penurunan sel darah merah)
  • gairah seks menurun
  • peningkatan kalium secara mendadak (hiperkalemia)
  • radang pericardium (kantung berisi cairan yang menutupi jantung)

Apa saja faktor seseorang terkena penyakit ginjal?

Penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal. Diabetes adalah penyebab utama penyakit ginjal, terhitung sekitar 44 persen dari muncul kasus baru. Anda juga mungkin lebih mungkin terkena penyakit ginjal jika:

  • memiliki tekanan darah tinggi
  • memiliki anggota keluarga dengan penyakit ginjal kronis
  • sudah lanjut usia

Pelajari lebih lanjut: Diabetes tipe 2 dan penyakit ginjal »

Bagaimana diagnosis penyakit ginjal?

Dokter Anda terlebih dahulu akan menentukan apakah Anda termasuk dalam kelompok berisiko tinggi. Kemudian dokter akan melakukan beberapa tes untuk melihat apakah ginjal Anda berfungsi dengan baik atau tidak. Tes-tes yang mungkin dilakukan yaitu:

Glomerular filtration rate (GFR)

Atau disebut juga Kadar Penyaringan Glomerular dimana tes ini akan mengukur seberapa baik ginjal Anda bekerja dan menentukan stadium penyakit ginjal.

Pindai ultrasonografi atau CT scan

Ultrasonografi dan CT scan menghasilkan gambaran yang jelas mengenai ginjal dan saluran kemih Anda. Gambar-gambar tersebut memungkinkan dokter Anda untuk melihat apakah ginjal Anda berukuran terlalu kecil atau besar. Dokter juga dapat menunjukkan tumor atau kemungkinan adanya masalah struktural.

Biopsi ginjal

Selama tindakan biopsi ginjal berlangsung, dokter Anda akan mengambil sepotong kecil jaringan dari ginjal Anda saat Anda dibius. Sampel jaringan tersebut dapat membantu dokter untuk menentukan jenis penyakit ginjal yang Anda miliki dan seberapa parah kerusakan yang terjadi.

Tes urin

Dokter Anda dapat meminta sampel tes urin untuk menguji albumin. Albumin adalah protein yang dapat masuk ke urin Anda ketika ginjal Anda rusak.

Tes kreatinin darah

Kreatinin adalah produk limbah dalam tubuh. Tes ini dilepaskan ke dalam darah ketika creatine (molekul yang disimpan dalam otot) dipecah. Kadar kreatinin dalam darah Anda akan meningkat jika ginjal Anda tidak dapat berfungsi dengan baik.

Pelajari lebih lanjut: Buang air kecil berlebihan di malam hari »

Bagaimana cara mengobati penyakit ginjal?

Perawatan untuk penyakit ginjal biasanya berfokus pada mengontrol penyebab penyakitnya. Ini berarti dokter Anda akan membantu Anda untuk mengatur tekanan darah, gula darah, dan kadar kolesterol dengan lebih baik. Dokter dapat menggunakan satu atau lebih metode berikut untuk mengobati penyakit ginjal.

Pengobatan

Dokter Anda akan meresepkan inhibitor angiotensin-converting enzyme (ACE), seperti lisinopril dan ramipril, atau penghambat reseptor angiotensin (ARB), seperti irbesartan dan olmesartan. Ini adalah obat tekanan darah yang dapat memperlambat perkembangan penyakit ginjal. Dokter Anda mungkin meresepkan obat ini untuk menjaga fungsi ginjal, bahkan jika Anda tidak memiliki tekanan darah tinggi.

Anda juga dapat diobati dengan obat kolesterol (seperti simvastatin). Obat-obatan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah dan membantu menjaga kesehatan ginjal tergantung pada gejala Anda, dokter Anda mungkin juga meresepkan obat untuk meredakan pembengkakan dan mengobati anemia (penurunan jumlah sel darah merah).

Perubahan pola makan dan gaya hidup

Membuat perubahan pada pola makan Anda sama pentingnya dengan minum obat. Mengadopsi gaya hidup sehat dapat membantu mencegah banyak penyebab penyakit ginjal. Dokter Anda dapat memberikan saran kepada Anda untuk:

  • mengendalikan diabetes melalui suntikan insulin
  • kurangi makanan yang tinggi kolesterol
  • kurangi garam
  • memulai pola makan untuk kesehatan jantung dengan makan makanan yang mencakup buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian, dan produk susu rendah lemak
  • batasi konsumsi alkohol
  • berhenti merokok
  • meningkatkan aktivitas fisik
  • menurunkan berat badan

Pelajari lebih lanjut: Apa yang ingin Anda ketahui tentang kebugaran dan olahraga? »

Dialisis dan penyakit ginjal

Dialisis adalah metode buatan untuk menyaring darah. Ini digunakan ketika ginjal seseorang mengalamai kegagalan atau hampir gagal. Banyak orang dengan penyakit ginjal pada tahap akhir harus menjalani cuci darah secara permanen atau sampai ginjal donor ditemukan.

Ada dua jenis dialisis: hemodialisis dan dialisis peritoneal.

Hemodialisis

Metode hemodialisis dilakukan dengan cara darah dipompa melalui mesin khusus yang menyaring produk limbah dan cairan. Hemodialisis dapat dilakukan di rumah Anda atau di rumah sakit atau pusat dialisis. Kebanyakan orang menjalani tiga sesi per minggu, dengan setiap sesi berlangsung selama tiga hingga lima jam. Namun, hemodialisis juga dapat dilakukan dalam sesi yang lebih singkat dan lebih sering.

Beberapa minggu sebelum memulai hemodialisis, kebanyakan orang akan menjalani operasi untuk membuat fistula arteriovenous (AV). Fistula AV dibuat dengan menghubungkan arteri dan vena tepat di bawah kulit, biasanya pada lengan bawah. Pembuluh darah yang lebih besar memungkinkan peningkatan jumlah darah untuk mengalir terus menerus melalui tubuh selama perawatan hemodialisis. Ini berarti lebih banyak darah yang dapat disaring dan dimurnikan. Cangkok arteriovenosa (tabung plastik bundar) dapat ditanamkan dan digunakan untuk tujuan yang sama jika arteri dan vena tidak dapat disatukan.

Efek samping hemodialisis yang paling umum adalah tekanan darah rendah, kram otot, dan gatal-gatal.

Dialisis peritoneum

Pada dialisis peritoneum, dimana peritoneum (selaput yang melapisi dinding perut) digunakan untuk ginjal. Sebuah tabung ditanamkan dan digunakan untuk mengisi perut dengan cairan yang disebut dialisat. Limbah produk dalam darah mengalir dari peritoneum ke dialisat. Dialisat ini kemudian dikeringkan dari perut.

Ada dua bentuk dialisis peritoneal: peritonealdialisis ambulatori kontinu, dimana perut diisi kemudian dikeringkan beberapa kali sepanjang hari, dan dialisis peritoneal dilakukan secara terus menerus dengan menggunakan mesin agar siklus cairan masuk dan keluar dari perut pada malam hari saat orang itu tidur.

Efek samping yang paling umum dari dialisis peritoneum adalah infeksi pada rongga perut atau di daerah dimana tabung tadi ditanam. Efek samping lainnya mungkin termasuk penambahan berat badan dan hernia. Hernia adalah ketika usus mendorong melalui titik lemah atau bagian yang sobek di dinding perut bagian bawah.

Bagaimana masa depan seseorang dengan penyakit ginjal?

Penyakit ginjal biasanya tidak hilang setelah didiagnosis. Cara terbaik untuk menjaga kesehatan ginjal adalah dengan mengadopsi gaya hidup sehat dan mengikuti saran dokter dari Anda. Penyakit ginjal bisa saja memburuk sewaktu-waktu, bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal. Gagal ginjal dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani.

Gagal ginjal terjadi ketika ginjal Anda hampir tidak berfungsi atau tidak bekerja sama sekali. Kondisi ini dapat dikelola dengan dialisis. Dialisis melibatkan penggunaan mesin untuk menyaring limbah dari darah Anda. Dalam beberapa kasus, dokter Anda dapat merekomendasikan transplantasi ginjal.

Bagaimana mencegah penyakit ginjal?

Beberapa faktor risiko penyakit ginjal – seperti usia, ras, atau riwayat keluarga – tidak mungkin untuk dikendalikan. Namun, ada langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk membantu mencegah penyakit ginjal:

  • minum banyak air
  • mengontrol gula darah jika Anda menderita diabetes
  • mengontrol tekanan darah
  • kurangi asupan garam
  • berhenti merokok

Hati-hati dengan obat bebas

Anda harus selalu mengikuti petunjuk dosis pada obat yang dijual secara bebas. Meminum terlalu banyak aspirin (Bayer) atau ibuprofen (Advil, Motrin) dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Hubungi dokter Anda jika dosis normal obat-obatan ini tidak dapat mengendalikan rasa sakit Anda secara efektif.

Melakukan tes

Tanyakan kepada dokter Anda tentang mendapatkan tes darah untuk mengetahui masalah ginjal. Masalah ginjal umumnya tidak menimbulkan gejala sampai tingkat yang lebih parah. Panel metabolik dasar (BMP) adalah tes darah standar yang dapat dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan medis rutin untuk memeriksa darah Anda pada kreatinin atau urea. Ini adalah bahan kimia yang mengalir ke dalam darah ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik. BMP dapat mendeteksi masalah ginjal sejak dini, ketika lebih mudah diobati. Anda harus dites setiap tahun jika Anda memiliki diabetes, penyakit jantung, atau tekanan darah tinggi.

Batasi makanan tertentu

Berbagai bahan kimia dalam makanan Anda dapat berpengaruh pada beberapa jenis batu ginjal. Diantaranya adalah:

  • natrium yang berlebihan
  • protein hewani, seperti daging sapi dan ayam
  • asam sitrat, ditemukan dalam buah jeruk seperti jeruk, lemon, dan jeruk bali
  • oksalat, bahan kimia yang ditemukan dalam bit, bayam, ubi, dan cokelat

Kalsium

Bicaralah dengan dokter Anda sebelum mengambil suplemen kalsium. Beberapa suplemen kalsium telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal.

Categories
Uncategorized

Jenis Kanker – Karsinoma, Sarkoma, Leukimia, Limfoma | Asamuratsembuh

Apa yang Ingin Anda Ketahui Tentang Kanker?

Gambaran umum

Kanker adalah penyakit yang disebabkan ketika sel-sel abnormal membelah dengan cepat, dan menyebar ke jaringan dan organ lain. Penyakit kanker adalah salah satu penyebab terbesar kematian manusia di dunia.

Pertumbuhan Kanker dan Metastasis

Dalam tubuh yang sehat, triliunan sel yang dibuat akan tumbuh dan membelah, karena tubuh membutuhkan sel untuk berfungsi setiap hari. Sel-sel sehat memiliki siklus hidup tertentu, bereproduksi kemudian mati dengan cara yang ditentukan oleh suatu jenis sel tertentu. Sel-sel baru menggantikan sel yang sudah lama atau rusak bahkan yang sudah mati. Kanker mengganggu proses ini dan menyebabkan pertumbuhan sel dalam tubuh menjadi tidak normal. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan atau mutasi pada DNA.

DNA ada dalam gen individu dari setiap sel. DNA memiliki instruksi yang memberi tahu sel apa yang harus dilakukan dan bagaimana cara untuk tumbuh dan membelah. Mutasi sering terjadi pada DNA, tetapi biasanya sel akan memperbaiki kesalahan ini. Ketika kesalahan tidak diperbaiki, maka sel bisa menjadi kanker.

Mutasi dapat menyebabkan sel-sel yang harus diganti dengan tujuan bertahan hidup supaya tidak mati, dan sel-sel baru akan terbentuk ketika sel yang mati tersebut tidak diperlukan lagi. Sel-sel ekstra ini dapat membelah tanpa terkendali, menyebabkan pertumbuhan yang disebut tumor. Tumor dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, tergantung pada tempat dimana tumor ini tumbuh dalam tubuh.

Tetapi tidak semua tumor bersifat kanker. Tumor jinak bersifat non-kanker dan tidak menyebar ke jaringan terdekat. Terkadang, tumor dapat tumbuh membesar dan menyebabkan masalah ketika sudah menekan organ dan jaringan terdekatnya. Tumor ganas adalah kanker yang dapat menyerang bagian lain dari tubuh.

Beberapa sel kanker juga dapat bermigrasi melalui aliran darah atau sistem limfatik ke area tubuh yang paling jauh. Proses ini disebut metastasis. Kanker yang telah bermetastasis dianggap meningkat lebih cepat daripada kanker sebelumnya. Kanker metastasis cenderung lebih sulit untuk diobati dan lebih fatal akibatnya.

Jenis-jenis Kanker

Kanker diberi nama sesuai daerah di mana penyakit ini ditemukan dan bagaimana jenis sel kanker terbuat, bahkan ketika kanker telah menyebar ke bagian lain dari tubuh. Misalnya, kanker yang dimulai dari paru-paru dan menyebar ke hati masih disebut kanker paru-paru. Ada juga beberapa istilah klinis yang digunakan untuk jenis kanker tertentu secara umum, yaitu:

  • Karsinoma adalah kanker yang dimulai pada sekitar kulit atau jaringan yang melapisi organ lain.
  • Sarkoma adalah kanker jaringan ikat seperti tulang, otot, tulang rawan, dan pembuluh darah.
  • Leukemia adalah kanker sumsum tulang, yang menciptakan sel darah.
  • Limfoma dan mieloma adalah kanker pada sistem kekebalan tubuh.

Faktor Risiko dan Perawatan

Penyebab langsung kanker adalah perubahan (atau mutasi) pada DNA dalam sel tubuh Anda. Mutasi genetik sendiri sifatnya dapat diturunkan dalam silsilah keluarga. Tetapi, mutasi genetik juga dapat terjadi setelah manusia lahir sebagai akibat dari pengaruh lingkungan. Beberapa pengaruh dari lingkungan ini yaitu:

  • paparan bahan kimia penyebab kanker, yang disebut karsinogen
  • paparan radiasi
  • paparan sinar matahari tanpa perlindungan
  • virus tertentu, seperti human papilloma virus (HPV)
  • merokok
  • pilihan gaya hidup, seperti jenis diet dan tingkat aktivitas fisik

Risiko kanker cenderung meningkat seiring bertambahnya usia. Beberapa kondisi kesehatan yang ada selain menyebabkan peradangan juga dapat meningkatkan risiko kanker Anda. Contohnya adalah kolitis ulserativa, penyakit radang usus kronis.

Mengetahui faktor-faktor yang berkontribusi terhadap kanker dapat membantu Anda menjalani gaya hidup dengan cara mengurangi risiko kanker yang dapat terjadi pada Anda. Menurut para ahli, ada tujuh cara terbaik untuk mencegah kanker:

  1. Berhenti merokok dan hindari asap rokok.
  2. Makanlah makanan yang sehat dan seimbang.
    • Batasi asupan daging olahan Anda.
    • Pertimbangkan untuk menerapkan “diet Mediterania” yang berfokus terutama pada makanan nabati, protein tanpa lemak, dan lemak sehat.
    • Hindari minum minuman beralkohol, atau minum secukupnya.
  3. Jaga berat badan yang sehat dan tetap aktif dengan melakukan setidaknya 30 menit aktivitas fisik setiap hari.
  4. Tetap terlindung dari sinar matahari.
    • Lindungi bagian tubuh dengan pakaian, kacamata hitam, dan topi, dan oleskan tabir surya sesering mungkin.
    • Hindari sinar matahari antara pukul 10 pagi dan 4 sore. Inilah saat sinar matahari berada pada posisi terkuatnya.
    • Tetap berada di tempat teduh saat Anda sedang berada di luar ruangan.
  5. Lakukan vaksinasi terhadap infeksi virus yang dapat menyebabkan kanker, seperti hepatitis B dan HPV.
  6. Jangan terlibat dalam perilaku berisiko. Lakukan hubungan seks yang aman dan jangan berbagi jarum saat menggunakan obat-obatan atau obat resep. Hanya dapatkan tato di tempat bersertifikat resmi.
  7. Temui dokter Anda secara teratur sehingga dapat memeriksa Anda untuk mengetahui berbagai jenis kanker. Hal ini dapat meningkatkan kewaspadaaan Anda terhadap penyakit kanker sedini mungkin.

Perawatan kanker memiliki tujuan yang berbeda, tergantung pada jenis kanker dan seberapa parah stadiumya. Tujuan-tujuan tersebut meliputi:

  • Menemukan obat yang tepat: dimana tidak mungkin satu obat untuk semua jenis kanker dan situasinya.
  • Memberikan pengobatan primer: yaitu dengan membunuh sel-sel kanker dalam tubuh Anda.
  • Memberikan pengobatan sekunder: membunuh sel-sel kanker yang tersisa setelah perawatan primer untuk mengurangi risiko kanker muncul kembali.
  • Memberikan pengobatan paliatif: menghilangkan gejala kesehatan yang terkait dengan kanker, seperti kesulitan bernapas dan nyeri.

Jenis perawatan yang paling umum adalah:

Operasi

Operasi pengangkatan kanker.

Kemoterapi

Terapi yang menggunakan obat-obatan yang dapat berpengaruh bagi sel untuk membunuh sel kanker yang membelah dengan cepat.

Terapi radiasi

Menggunakan sinar radiasi yang kuat dan fokus di dalam (brachytherapy) atau di luar (radiasi sinar eksternal) tubuh Anda untuk membunuh sel-sel kanker.

Transplantasi Stem Cell (Sumsum Tulang)

Memperbaiki sumsum tulang yang sakit dengan sel induk yang sehat. Sel induk adalah sel yang tidak berdiferensiasi yang dapat memiliki berbagai fungsi. Transplantasi ini memungkinkan dokter untuk menggunakan kemoterapi dosis tinggi untuk mengobati kanker.

Imunoterapi (Terapi Biologis)

Menggunakan antibodi untuk membantu sistem kekebalan tubuh Anda mengenali kanker sehingga dapat melawannya.

Terapi Hormon

Menghilangkan atau memblokir hormon yang memicu kanker tertentu untuk menghentikan pertumbuhan sel kanker.

Terapi Obat

Menggunakan obat untuk mengganggu suatu molekul tertentu yang dapat membantu sel kanker tumbuh dan bertahan hidup.

Uji klinis

Meneliti penemuan-penemuan baru untuk mengobati kanker.

Pengobatan alternatif

Digunakan untuk mengurangi gejala kanker dan efek samping dari pengobatan kanker, seperti mual, kelelahan, dan nyeri. Pengobatan alternatif meliputi:

  • akupunktur
  • hipnosis
  • pijat
  • yoga
  • meditasi
  • teknik relaksasi