Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Hipotiroidisme

Apa itu hipotiroidisme?

Hipotiroidisme terjadi ketika tubuh Anda tidak menghasilkan cukup hormon tiroid. Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk seperti kupu-kupu yang berada di depan leher Anda. Tiroid akan melepaskan hormon untuk membantu tubuh Anda dalam mengatur dan menggunakan energi.

Tiroid bertanggung jawab untuk menyediakan energi ke hampir setiap organ dalam tubuh Anda. Dan juga mengontrol fungsi sebagaimana detak jantung dan cara kerja sistem pencernaan Anda. Tanpa sejumlah hormon tiroid yang tepat, fungsi alami tubuh Anda akan mulai melambat.

Dapat disebut juga tiroid yang kurang aktif, hipotiroidisme lebih sering mempengaruhi wanita daripada pria. Ini biasanya mempengaruhi orang di atas usia 60 tahun, tetapi dapat juga mulai pada usia berapapun. Hipotiroidisme dapat ditemukan melalui tes darah secara rutin atau setelah gejala mulai muncul.

Jika Anda baru-baru ini didiagnosis dengan kondisi tersebut, sangat penting untuk mengetahui bahwa perawatan ini dianggap sederhana, aman, dan efektif. Sebagian besar perawatan bergantung pada penambahan kadar hormon rendah Anda dengan varietas buatan. Hormon-hormon ini akan menggantikan apa yang tubuh Anda tidak produksi sendiri dan membantu mengembalikan fungsi tubuh Anda menjadi normal.

Apa saja tanda dan gejala hipotiroidisme?

Tanda dan gejala hipotiroidisme bervariasi pada setiap orang. Tingkat keparahan kondisi juga mempengaruhi munculnya tanda dan kapan terjadinya penyakit ini. Gejala-gejalanya juga terkadang sulit diidentifikasi.

Gejala awal dapat berupa penambahan berat badan dan kelelahan. Keduanya menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia, terlepas dari kesehatan tiroid Anda. Anda mungkin tidak menyadari bahwa perubahan ini terkait dengan tiroid Anda sampai lebih banyak gejala muncul.

Bagi kebanyakan orang, gejala dari kondisi ini berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun. Ketika tiroid semakin melambat, gejalanya mungkin menjadi lebih mudah diidentifikasi. Tentu saja, banyak dari gejala ini juga menjadi lebih umum seiring bertambahnya usia. Jika Anda curiga muncul gejala yang diakibatkan masalah tiroid, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan meminta tes darah untuk menentukan apakah Anda memiliki hipotiroidisme.

Tanda dan gejala hipotiroidisme yang paling umum meliputi:

  • kelelahan
  • depresi
  • sembelit
  • tubuh kedinginan
  • kulit kering
  • pertambahan berat badan
  • kelemahan otot
  • kurangnya keringat
  • detak jantung melambat
  • kolesterol darah tinggi
  • nyeri dan kekakuan pada persendian Anda
  • rambut kering dan menipis
  • memori rusak
  • kesulitan kesuburan atau perubahan menstruasi
  • kekakuan otot, nyeri, dan nyeri tekan
  • suara serak
  • wajah bengkak dan sensitif

Apa yang menyebabkan hipotiroidisme?

Penyebab umum hipotiroidisme meliputi:

Penyakit autoimun

Sistem kekebalan tubuh Anda dirancang untuk melindungi sel-sel tubuh dari serangan bakteri dan virus. Ketika bakteri atau virus yang tidak dikenal memasuki tubuh Anda, sistem kekebalan tubuh Anda merespons dengan mengirimkan sel-sel tempur untuk menghancurkan sel-sel asing.

Terkadang, tubuh Anda membingungkan sel normal dan sehat untuk menyerang sel. Ini disebut respons autoimun. Jika respons autoimun tidak diatur atau diobati, sistem kekebalan Anda dapat menyerang jaringan yang sehat. Ini dapat menyebabkan masalah medis serius, termasuk kondisi seperti hipotiroidisme.

Penyakit Hashimoto adalah kondisi autoimun dan penyebab paling umum dari tiroid yang kurang aktif. Penyakit ini menyerang kelenjar tiroid Anda dan menyebabkan peradangan tiroid kronis. Peradangan tersebut dapat mengurangi fungsi tiroid. Hal yang umum untuk menemukan banyak anggota keluarga dengan kondisi yang sama.

Perawatan untuk hipertiroidisme

Jika kelenjar tiroid Anda menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid, maka Anda memiliki kondisi yang dikenal sebagai hipertiroidisme. Perawatan untuk kondisi ini bertujuan untuk mengurangi dan menormalkan produksi hormon tiroid. Terkadang, pengobatan dapat menyebabkan kadar hormon tiroid Anda tetap rendah secara permanen. Ini sering terjadi setelah Anda melakukan perawatan dengan yodium radioaktif.

Operasi pengangkatan tiroid

Jika seluruh kelenjar tiroid Anda dihilangkan karena masalah tiroid, Anda akan mengalami penyakit hipotiroidisme. Mengkonsumsi obat tiroid dalam seumur hidup Anda akan menjadi perawatan yang utama.

Jika hanya sebagian kelenjar diangkat, tiroid Anda mungkin masih dapat menghasilkan hormon sendiri. Tes darah akan membantu menentukan seberapa banyak obat tiroid yang Anda butuhkan.

Terapi radiasi

Jika Anda telah didiagnosis menderita penyakit kanker pada kepala atau leher, limfoma, leukemia, Anda mungkin telah menjalani terapi radiasi. Radiasi yang dilakukan untuk pengobatan pada kondisi ini dapat memperlambat atau menghentikan produksi hormon tiroid. Hal ini akan mendekati pada penyakit hipotiroidisme.

Obat-obatan

Beberapa obat dapat menurunkan produksi hormon tiroid. Dimana termasuk yang digunakan untuk mengobati kondisi psikologis, kanker dan penyakit jantung. Hal ini juga dapat menyebabkan hipotiroidisme.

Mendiagnosis hipotiroidisme

Ada 2 (dua) tindakan utama yang dilakukan untuk menentukan apakah Anda memiliki hipotiroidisme:

Evaluasi medis

Dokter Anda akan menyelesaikan pemeriksaan fisik dan riwayat medis secara menyeluruh. Mereka akan memeriksa tanda-tanda fisik hipotiroidisme, termasuk:

  • kulit kering
  • refleks yang melambat
  • pembengkakan
  • detak jantung berdetak lebih lambat

Selain itu, dokter akan meminta Anda untuk melaporkan gejala apapun yang pernah Anda alami, seperti kelelahan, depresi, sembelit, atau merasa kedinginan.

Jika Anda memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tiroid, penting bagi Anda untuk memberi tahu dokterselama pemeriksaan ini.

Tes darah

Tes darah adalah satu-satunya cara untuk memastikan diagnosis hipotiroidisme.

Tes hormon perangsang tiroid (HPT) mengukur seberapa banyak HPT yang diciptakan dari kelenjar hipofisis Anda:

  • Jika tiroid Anda tidak menghasilkan hormon yang cukup, kelenjar hipofisis akan meningkatkan HPT untuk meningkatkan produksi hormon tiroid.
  • Jika Anda memiliki hipotiroidisme, kadar HPT Anda tinggi, karena tubuh Anda mencoba untuk merangsang lebih banyak aktivitas hormon tiroid.
  • Jika Anda menderita hipertiroidisme, kadar HPT Anda rendah, karena tubuh Anda berusaha menghentikan produksi hormon tiroid yang berlebihan.

Tes kadar tiroksin (T4) juga bermanfaaat untuk mendiagnosis hipotiroidisme. T4 adalah salah satu hormon yang diproduksi langsung oleh tiroid Anda. Dapat dilakukan secara bersamaan, dimana tes T4 dan HPT akan membantu mengevaluasi fungsi tiroid.

Biasanya, jika Anda memiliki kadarT4 yang rendah bersamaan dengan kadar HPT yang tinggi, Anda memiliki penyakit hipotiroidisme. Namun, ada spektrum penyakit tiroid, dan tes fungsi tiroid lainnya yang mungkin diperlukan untuk mendiagnosis kondisi Anda secara akurat.

Obat untuk penyakit hipotiroidisme

Hipotiroid adalah kondisi penyakit yang bisa berlangsung seumur hidup. Bagi banyak orang, pengobatan hanya untuk mengurangi gejala.

Hipotiroidisme paling baik diobati dengan menggunakan levothyroxine (Levothroid, Levoxyl). Versi sintetis dari hormon T4 ini meniru aksi hormon tiroid yang biasanya diproduksi oleh tubuh Anda.

Obat penyakit ini dirancang untuk mengembalikan kadar hormon tiroid agar cukup ke dalam darah Anda. Setelah kadar hormon dipulihkan, gejala-gejala kondisi tersebut kemungkinan akan hilang atau setidaknya menjadi jauh lebih mudah dikelola.

Setelah Anda memulai perawatan, dibutuhkan beberapa minggu sebelum Anda mulai merasa sembuh. Anda akan memerlukan tes darah lanjutan untuk memantau kemajuan Anda. Anda dan dokter Anda akan bekerjasama untuk menemukan dosis dan rencana perawatan yang paling tepat mengatasi gejala Anda. Pengobatan ini tentu bisa memakan waktu.

Dalam kebanyakan kasus, orang dengan hipotiroidisme harus tetap menggunakan obat ini sepanjang hidup mereka. Namun, tidak mungkin Anda akan terus mengkonsumsi dengan dosis yang sama. Untuk memastikan obat Anda masih berfungsi dengan baik, dokter Anda harus menguji kadar HPT Anda setiap tahun.

Jika kadar darah menunjukkan obat tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dokter akan menyesuaikan dosisnya sampai keseimbangan tercapai.

Pengobatan alternatif untuk hipotiroidisme

Tersedia obat dengan ekstrak hewan yang mengandung hormon tiroid. Ekstrak ini berasal dari kelenjar tiroid hewan babi. Obat tersebut mengandung T4 dan triiodothyronine (T3).

Jika Anda menggunakan levothyroxine, Anda hanya menerima T4. Obat ini adalah semua yang Anda butuhkan karena tubuh Anda mampu menghasilkan T3 dari T4 sintetis.

Ekstrak hewan alteratif ini sering tidak dapat diandalkan dalam dosis dan belum terbukti dalam penelitian apakah lebih baik daripada levothyroxine. Karena alasan ini, mereka tidak direkomendasikan oleh dokter secara rutin.

Selain itu, Anda dapat membeli ekstrak kelenjar di beberapa toko herbal kesehatan. Produk-produk ini tidak dipantau atau diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia. Karena itu, potensi, legitimasi, dan kemurniannyatidak dijamin. Konsumsi produk-produk tersebut dengan resiko ditanggung sendiri. Tetapi beri tahu dokter Anda jika Anda memutuskan untuk mencoba produk ini sehingga mereka dapat menyesuaikan perawatan Anda nantinya.

Rekomendasi pola makan untuk penderita hipotiroidisme

Sebagai aturan umum, orang dengan hipotiroidisme tidak memiliki pola makan khusus yang harus mereka ikuti. Namun, berikut adalah beberapa rekomendasi yang perlu diingat:

Makanlah dengan pola makan yang seimbang

Tiroid Anda membutuhkan jumlah yodium yang cukup agar berfungsi secara optimal. Anda sudah tidak perlu lagi mengonsumsi suplemen yodium. Pola makan yang seimbang dari biji-bijian utuh, kacang-kacangan, protein tanpa lemak, dan buah-buahan dan sayuran berwarna sudah seharusnya menyediakan cukup yodium.

Pantau asupan kedelai

Kedelai dapat menghambat penyerapan hormon tiroid. Jika Anda minum atau makan terlalu banyak produk yang berbahan kedelai, Anda mungkin tidak dapat menyerap obat dengan benar. Ini bisa sangat penting pada bayi yang membutuhkan pengobatan untuk hipotiroidisme yang juga minum susu formula kedelai.

Kedelai ditemukan di:

  • tahu
  • tempe
  • keju vegan dan produk daging
  • susu kedelai
  • kacang kedelai
  • kecap

Anda membutuhkan dosis obat yang stabil untuk mencapai kadar hormon tiroid yang merata dalam darah. Hindari makan atau minum yang berbahan dasar kedelai setidaknya dua jam sebelum dan sesudah Anda minum obat.

Bijak dalam mengonsumsi serat

Seperti kedelai, serat dapat mengganggu penyerapan hormon. Terlalu banyak serat makanan dapat mencegah tubuh Anda mendapatkan hormon yang dibutuhkannya. Serat itu penting, tapi juga jangan menghindarinya sama sekali. Sebaliknya, hindari minum obat dalam beberapa jam setelah mengonsumsi makanan berserat tinggi.

Jangan minum obat tiroid dengan suplemen lain

Jika Anda mengonsumsi suplemen atau obat-obatan sebagai tambahan dari obat tiroid, cobalah untuk mengonsumsi obat-obatan ini di waktu yang berbeda. Obat lain dapat mengganggu penyerapan dari obat utama, jadi sebaiknya minum obat tiroid Anda selama perut kosong dan tanpa obat atau makanan lainnya.

Menjalani hidup dengan hipotiroidisme: Hal-hal yang perlu dipertimbangkan

Bahkan ketika Anda sedang menjalani perawatan, Anda mungkin menghadapi masalah atau komplikasi jangka panjang karena kondisi tersebut. Ada beberapa cara untuk mengurangi efek hipotiroidisme terhadap kualitas hidup Anda:

Atasi masalah kelelahan

Selain minum obat, Anda mungkin masih mengalami kelelahan dari setiap waktunya. Penting bagi Anda untuk tidur secara berkualitas setiap malam, makan makanan yang kaya buah-buahan dan sayuran, dan mempertimbangkan cara menghilangkan stres, seperti meditasi dan yoga, untuk membantu Anda memerangi tingkat energi yang rendah.

Bicarakan kondisi kesehatan

Orang yang memiliki kondisi sakit medis kronis bisa sangat sulit hidupnya, terutama jika disertai dengan masalah kesehatan yang menyertainya. Temukan orang yang dapat Anda ungkapkan secara terbuka mengenai perasaan dan pengalaman Anda. Diantaranya bisa jadi terapis, teman dekat, atau anggota keluarga, atau kelompok pendukung yang hidup dengan kondisi yang sama.

Beberapa rumah sakit maupun grup kesehatan mengadakan pertemuan untuk orang dengan kondisi seperti hipotiroidisme ini. Mintalah saran rekomendasi dari kantor rumah sakit agar Anda dapat menghadiri pertemuan. Anda mungkin dapat terhubung dengan orang-orang yang mengerti persis seperti apa yang Anda alami dan dapat menawarkan bantuan.

Pantau kondisi kesehatan lainnya

Terdapat hubungan antara penyakit autoimun dengan hipotiroidisme.

Hipotiroidisme seringkali sejalan dengan kondisi lain seperti:

  • penyakit celiac
  • diabetes
  • artritis reumatoid
  • lupus
  • gangguan kelenjar adrenal
  • masalah hipofisis
  • sleep apnea obstruktif

Hipotiroidisme dan depresi

Ketika kadar hormon tiroid rendah, fungsi alami tubuh Anda akan semakin melemah. Ini akan memunculkan berbagai gejala, termasuk kelelahan, kenaikan berat badan, bahkan depresi.

Beberapa orang dengan hipotiroidisme mungkin hanya mengalami suasana hati yang buruk. Hal ini bisa memunculkan diagnosis hipotiroidisme yang sulit. Tidak hanya merawat otak saja, dokter juga harus mempertimbangkan untuk menguji dan mengobati kinerja kelenjar tiroid yang kurang aktif.

Depresi dan hipotiroidisme memiliki beberapa gejala. Diantaranya adalah:

  • kesulitan berkonsentrasi
  • pertambahan berat badan
  • kelelahan
  • suasana hati tertekan
  • keinginan dan kepuasan berkurang
  • kesulitan tidur

Beberapa kondisi tersebut juga memiliki gejala yang dapat membedakan dari satu sama lain. Untuk hipotiroidisme, masalah seperti kulit kering, sembelit, kolesterol tinggi, dan kerontokan rambut adalah hal biasa. Untuk depresi saja, kondisi-kondisi tersebut tidak diharapkan.

Depresi seringkali merupakan diagnosis yang dibuat berdasarkan gejala dan riwayat medis. Fungsi tiroid yang rendah didiagnosis bersama dengan pemeriksaan fisik dan tes darah. Untuk melihat apakah ada hubungan antara depresi dan fungsi tiroid Anda, dokter Anda dapat meminta tes ini untuk diagnosis yang lebih akurat.

Jika depresi Anda hanya disebabkan oleh hipotiroidisme, mengobati hipotiroidisme harusnya juga bisa mengobati depresi. Jika tidak, dokter Anda mungkin akan meresepkan obat untuk kedua kondisi tersebut. Obat yang diresepkan perlahan-lahan akan menyesuaikan dosis sampai depresi dan hipotiroidisme Anda terkendali.

Hipotiroidisme dan kecemasan

Sementara hipotiroidisme telah sejak lama dikaitkan dengan depresi, sebuah studi baru-baru ini menunjukkan bahwa hal itu mungkin terkait dengan kecemasan juga. Para peneliti baru-baru ini mengevaluasi 100 sumber terpercaya pasien antara usia 18 sampai dengan 45 tahun dengan riwayat hipotiroidisme yang sudah diketahui. Menggunakan kuesioner tentang kondisi kecemasan, mereka menemukan bahwa hampir 60 persen orang dengan hipotiroidisme memenuhi kriteria untuk beberapa bentuk kecemasan.

Penelitian sampai saat ini baru terdiri dari studi kecil. Studi yang lebih besar dan lebih fokus pada kecemasan dapat membantu menentukan apakah ada hubungan yang saling terkait antara hipotiroidisme dan kecemasan. Penting bagi Anda dan dokter untuk mendiskusikan evaluasi semua gejala dan kondisi tiroid Anda.

Hipotiroidisme dan kehamilan

Hipotiroidisme dapat mempengaruhi seluruh tubuh Anda. Hormon tiroid Anda bertanggung jawab atas banyak fungsi harian dari tubuh Anda, termasuk metabolisme, detak jantung, dan pengontrol suhu. Ketika tubuh Anda tidak menghasilkan hormon tiroid yang cukup, semua fungsi tadi dapat melemah.

Wanita yang memiliki hipotiroidisme dan ingin hamil tentu akan menghadapi beberapa tantangan tertentu. Fungsi tiroid yang rendah atau hipotiroidisme yang tidak terkontrol selama kehamilan dapat menyebabkan:

  • anemia
  • keguguran
  • pra-eklampsia
  • bayi yang dilahirkan mati
  • berat badan bayi yang baru lahir rendah
  • masalah perkembangan otak pada bayi
  • cacat lahir

Wanita dengan masalah tiroid dapat dan sangat mungkin mengalami kehamilan yang sehat. Jika Anda memiliki hipotiroidisme dan sedang hamil, penting untuk mengingat hal-hal berikut selama waktu yang Anda harapkan dalam menuju kehamilan:

Tetap menjalani pengobatan

Teruslah minum obat sesuai dengan arahan resep dari dokter. Hal ini merupakan tindakan yang sangat umum untuk sering melakukan tes kesehatan sehingga dokter dapat membuat penyesuaian yang diperlukan dalam pengobatan tiroid Anda saat kondisi kehamilan yang sedang berjalan.

Bicarakan dengan dokter Anda mengenai tes kesehatan

Pada wanita hipotiroidisme dapat berkembang saat kondisi hamil. Hal ini dapat terjadi pada 3 (tiga) hingga 5 (lima) kasus dari setiap 1.000 kehamilan. Beberapa dokter secara rutin memeriksa kadar tiroid selama kehamilan untuk memantau kadar hormon tiroid yang rendah. Jika kadarnya lebih rendah dari yang seharusnya, dokter mungkin akan menyarankan perawatan lebih lanjut.

Beberapa wanita yang tidak pernah memiliki masalah tiroid sebelum mereka hamil namun dapat muncul setelah melahirkan. Ini disebut tiroiditis postpartum. Pada sekitar 80 persen wanita, kondisinya dapat sembuh setelah 1 (satu) tahun, dan pengobatan lanjutan tidak lagi diperlukan. Sekitar 20 persen wanita yang terdiagnosis akan membutuhkan terapi jangka panjang.

Makan dengan baik

Tubuh Anda membutuhkan lebih banyak nutrisi, vitamin, dan mineral saat hamil. Makanlah makanan yang seimbang dan mengonsumsi multivitamin saat sedang hamil dapat membantu menjaga kehamilan yang sehat.

Hipotiroidisme dan penurunan berat badan

Kelenjar tiroid Anda menmbentuk hormon yang bertanggung jawab untuk sejumlah besar fungsi tubuh. Fungsi-fungsi ini termasuk menggunakan energi, mengendalikan suhu tubuh, menjaga fungsi organ, dan mengatur metabolisme.

Ketika kadar hormon tiroid rendah, penelitian menunjukkan bahwa berat badan seseorang cenderung bertambah. Hal ini mungkin dikarenakan tubuh mereka tidak membakar energi seefisien tubuh dengan tiroid yang lebih sehat. Namun, jumlah kenaikan berat badan tidak terlalu tinggi. Kebanyakan orang akan naik berat badannya sekitar 2,5 sampai dengan 5 kg.

Setelah Anda dirawat untuk kondisi ini, Anda dapat menurunkan berat badan sesuai apa yang Anda idamkan. Jika perawatan tidak membantu menghilangkan kelebihan berat badan, Anda justru harus dapat menurunkan berat badan dengan perubahan pola makan dan kegiatan olahraga ditingkatkan. Itu karena begitu kadar tiroid Anda pulih, kemampuan Anda untuk mengelola berat badan akan kembali normal.

Hipotiroidisme dan penggemukan badan

Ketika tiroid Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya, banyak fungsi tubuh Anda melambat. Hal ini dapat mempengaruhi Anda dalam mengeluarkan energi, atau mempengaruhi tingkat metabolisme.

Jika kelenjar tiroid Anda tidak berfungsi dengan baik, dalam keadaan istirahat atau bisa jadi tingkat metabolisme basal Anda rendah. Karena alasan tersebut, tiroid yang kurang aktif biasanya terkait dengan penambahan berat badan. Semakin parah kondisinya, semakin besar kemungkinan kenaikan berat badan Anda.

Mengobati kondisi ini secara tepat dapat membantu Anda menurunkan berat badan yang Anda idamkan sementara kadar tiroid Anda tidak terkontrol dengan baik. Namun, penting untuk mengetahui bahwa tidak selalu demikian. Gejala tiroid yang kurang aktif, termasuk kenaikan berat badan, dapat berkembang dalam jangka waktu yang lama.

Tidak jarang orang dengan hormon tiroid rendah tidak kehilangan berat badan begitu mereka menemukan perawatan untuk kondisi tersebut. Itu tidak berarti kondisinya tidak dirawat dengan baik. Sebaliknya, kenaikan berat badan mungkin akibat dari gaya hidup daripada kadar hormon yang rendah.

Jika Anda telah didiagnosis menderita hipotiroidisme dan sedang mengobati kondisi ini tetapi tidak melihat adanya perubahan berat badan Anda, Anda masih bisa menurunkan berat badan. Konsultasikan dengan dokter Anda, ahli nutrisi terstandar, atau pelatih pribadi untuk mengembangkan rencana makan sehat yang fokus dan strategi olahraga yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Fakta dan statistik tentang hipotiroidisme

Hipotiroid adalah kondisi penyakit yang cukup umum di masyarakat.

Penyakit ini akan semakin parah seiring dengan bertambahnya usia. Orang dengan usia diatas 60 tahun lebih sering mengalaminya.

Wanita lebih cenderung memiliki tiroid yang kurang aktif. Faktanya, 1 dari 5 wanita akan mengalami hipotiroidisme pada usia 60 tahun.

Salah satu penyebab paling umum dari kelenjar tiroid yang kurang aktif adalah penyakit Hashimoto. Ini mempengaruhi wanita paruh baya, tetapi dapat terjadi pada pria dan anak-anak. Kondisi ini juga muncul dalam suatu keluarga. Jika ada anggota keluarga Anda yang telah didiagnosis menderita penyakit ini, maka risiko keturunannya untuk terkena penyakit tersebut jadi lebih tinggi.

Sangat penting untuk selalu mengamati perubahan yang dialami tubuh Anda selama masa hidup Anda. Jika Anda melihat perbedaan signifikan dalam bagaimana perasaan Anda atau bagaimana tubuh Anda merespons, konsultasikan dengan dokter untuk melihat apakah masalah tiroid ini mungkin bisa mempengaruhi kehidupan Anda nantinya.