Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Psoriasis

Apa itu psoriasis?

Psoriasis adalah kondisi autoimun kronis yang disebabkan oleh sel-sel kulit yang menumpuk secara cepat. Penumpukan sel ini menyebabkan timbulnya sisik pada permukaan kulit.

Peradangan dan kemerahan di sekitar sisik pada kulit cukup umum. Sisik psoriatik sangat khas berwarna semi putih dan berkembang dalam bercak merah tebal. Terkadang, pada petak kulit ini akan menimbulkan luka dan berdarah.

Psoriasis adalah hasil dari proses produksi kulit yang dipercepat. Biasanya, sel-sel kulit tumbuh jauh di dalam kulit dan perlahan-lahan naik ke permukaan. Akhirnya, mereka terkelupas jatuh. Siklus hidup khas sel kulit adalah satu bulan.

Pada orang dengan psoriasis, proses produksi kulit dapat terjadi hanya dalam beberapa hari. Karena itu, sel-sel kulit tidak punya waktu untuk terkelupas. Produksi berlebih yang cepat ini menyebabkan penumpukan sel-sel kulit.

Kulit bersisik biasanya muncul dan berkembang pada kulit bagian persendian, seperti siku dan lutut. Dimana penyakit ini dapat berkembang di mana saja pada tubuh, termasuk:

  • tangan
  • kaki
  • leher
  • kulit kepala
  • wajah

Jenis psoriasis yang kurang umum bisa mempengaruhi kuku, mulut, dan area sekitar alat kelamin.

Psoriasis biasanya dikaitkan dengan beberapa kondisi lain, termasuk:

  • diabetes tipe 2
  • penyakit radang usus
  • penyakit jantung
  • radang sendi psoriatik
  • kegelisahan
  • depresi

Apa saja jenis-jenis psoriasis?

Ada lima jenis psoriasis:

Plak psoriasis

Psoriasis plak adalah jenis psoriasis yang paling umum.

American Academy of Dermatology (AAD) memperkirakan bahwa sekitar 80 persen orang dengan kondisi ini. Penyakit ini menyebabkan bercak merah dan meradang yang menutupi area kulit. Bercak ini sering ditutupi dengan sisik atau plak keputihan-perak. Plak ini biasanya ditemukan di siku, lutut, dan kulit kepala.

Psoriasis guttate

Psoriasis guttate sering terjadi pada anak-anak. Jenis psoriasis ini menyebabkan bintik-bintik kecil berwarna merah muda. Tempat yang paling umum untuk psoriasis guttate meliputi batang tubuh, lengan, dan kaki. Bintik-bintik ini muncul dengan warna tebal atau seperti psoriasis plak.

Psoriasis pustular

Psoriasis pustular lebih sering terjadi pada orang dewasa. Dimana menyebabkan keadaan kulit putih melepuh, berisi nanah yang menyebar pada area kulit yang meradang. Psoriasis pustular biasanya berlokasi pada area tubuh yang lebih kecil, seperti tangan atau kaki, tetapi bisa meluas ke area tubuh lainnya.

Psoriasis terbalik

Psoriasis terbalik menyebabkan area kulit memerah, mengkilap, meradang. Bercak-bercak psoriasis terbalik berkembang di bawah ketiak atau payudara, di pangkal paha, atau di sekitar lipatan kulit pada alat kelamin.

Psoriasis eritrodermik

Erythrodermic psoriasis adalah jenis psoriasis yang parah dan sangat langka.

Bentuk ini bahkan sering menutupi sebagian besar area kulit tubuh. Kulit hampir tampak terbakar matahari. Sisik yang berkembang sering mengelupas berupa sebagian besar atau lembaran. Tidak jarang bagi orang dengan jenis psoriasis ini mengalami demam atau menjadi sangat sakit.

Jenis ini dapat mengancam jiwa, sehingga orang tersebut harus segera konsultasi ke dokter.

Beberapa foto gambar dari berbagai jenis psoriasis.

Apa saja gejala dari psoriasis?

Gejala psoriasis berbeda dari pada masing-masing orang dan tergantung pada jenis psoriasisnya. Area psoriasis bisa berukuran kecil dengan beberapa serpihan pada kulit kepala atau siku, atau menutupi sebagian besar tubuh.

Gejala psoriasis plak yang paling umum meliputi:

  • bercak merah, kulit menonjol dan meradang
  • sisik kulit berwarna keputihan-keperakan-perak atau plak bercak berwarna merah
  • kulit kering yang menyebabkan kulit pecah dan berdarah
  • rasa sakit di sekitar benjolan kulit
  • sensasi gatal dan terbakar di sekitar bercak
  • kuku menebal dan berbintik-bintik
  • sendi bengkak menyakitkan

Tidak setiap orang akan mengalami semua gejala tersebut. Beberapa orang akan mengalami gejala yang sama sekali berbeda jika mereka memiliki jenis psoriasis yang kurang umum.

Kebanyakan orang dengan psoriasis mengalami beberapa “siklus” gejala. Kondisi ini dapat menyebabkan gejala parah selama beberapa hari atau minggu, dan kemudian gejalanya dapat hilang dan hampir tidak terlihat. Kemudian, dalam beberapa minggu atau jika diperburuk oleh pemicu psoriasis yang umum, kondisinya mungkin muncul kembali. Terkadang, gejala psoriasis bisa hilang total.

Ketika Anda tidak memiliki tanda-tanda aktif dari kondisi tersebut, Anda mungkin dalam kondisi “remisi.” Itu tidak berarti psoriasis tidak akan kembali, tetapi untuk sekarang Anda bebas gejala.

Apakah psoriasis menular?

Psoriasis tidaklah menular. Anda tidak dapat menularkan kondisi kulit dari satu orang ke orang lain. Menyentuh bagian yang terkena psoriatik pada orang lain tidak akan menyebabkan Anda mengalami kondisi ini.

Penting untuk mengetahui tentang kondisi ini, karena banyak orang berpikir psoriasis menular.

Apa yang menyebabkan psoriasis?

Dokter tidak dapat menjelaskan secara pasti apa penyebab psoriasis. Namun, berkat penelitian selama beberapa dekade, para dokter memiliki gagasan umum tentang dua faktor utama: genetika dan sistem kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan tubuh

Psoriasis adalah kondisi autoimun. Kondisi autoimun adalah hasil dari serangan tubuh itu sendiri. Dalam kasus psoriasis, sel darah putih yang dikenal sebagai sel T keliru menyerang sel kulit.

Dalam tubuh yang khas, sel darah putih dikerahkan untuk menyerang dan menghancurkan bakteri yang menyerang dan melawan infeksi. Serangan yang keliru ini menyebabkan proses produksi sel kulit mengalami serangan terlalu cepat (overdrive). Produksi sel kulit yang dipercepat menyebabkan sel-sel kulit baru berkembang terlalu cepat. Selanutnya produksi sel didorong ke permukaan kulit, tempat akhir terjadinya penumpukan.

Hal ini menghasilkan plak yang paling sering dikaitkan dengan psoriasis. Serangan pada sel-sel kulit juga menyebabkan area kulit menjadi merah meradang.

Genetik

Beberapa orang mewarisi gen yang membuatnya lebih mungkin untuk memiliki penyakit psoriasis. Jika Anda memiliki anggota keluarga dengan keturunan langsung dengan kondisi kulit, risiko Anda untuk memiliki psoriasis lebih tinggi. Namun, persentase orang yang memiliki psoriasis dan kecenderungan genetik kecil. Sekitar 2 hingga 3 persen orang dengan gen mengembangkan kondisi ini, menurut National Psoriasis Foundation (NPF).

Baca lebih lanjut tentang penyebab psoriasis.

Mendiagnosis psoriasis

Mungkin diperlukan dua tes atau pemeriksaan untuk mendiagnosis psoriasis.

Pemeriksaan fisik

Kebanyakan dokter dapat membuat diagnosis dengan pemeriksaan fisik sederhana. Gejala psoriasis biasanya jelas dan mudah dibedakan dari kondisi lain yang dapat menyebabkan gejala yang sama.

Selama pemeriksaan ini, pastikan untuk menunjukkan kepada dokter Anda semua area tubuh yang menjadi perhatian utama. Selain itu, beri tahu dokter Anda jika ada anggota keluarga yang memiliki kondisi tersebut.

Biopsi

Jika gejalanya tidak jelas atau jika dokter Anda ingin memastikan dugaan diagnosis mereka, mereka mungkin mengambil sampel kecil dari kulit Anda. Tindakan ini dikenal sebagai biopsi.

Kulit akan dikirim ke laboratorium, di mana akan diperiksa di bawah mikroskop. Pemeriksaan ini dapat mendiagnosis jenis psoriasis yang Anda miliki. Dengan tindakan ini juga dapat menyingkirkan kemungkinan gangguan atau infeksi lainnya.

Sebagian besar biopsi dilakukan di ruangan dokter Anda pada hari janji temu. Dokter Anda kemungkinan akan menyuntikkan obat bius lokal untuk membuat biopsi menjadi tidak begitu menyakitkan. Mereka kemudian akan mengirim biopsi tersebut ke laboratorium untuk dianalisis.

Ketika hasilnya sudah didapat, dokter Anda akan meminta janji temu untuk mendiskusikan temuan dan pilihan perawatan dengan Anda.

Pemicu psoriasis: Stres, alkohol, dan banyak lagi

“Pemicu” eksternal dapat memulai serangan baru psoriasis. Pemicu ini tidak sama untuk semua orang. Mereka juga dapat berubah seiring waktu pada Anda.

Pemicu paling umum penyakit psoriasis meliputi:

Stress

Stres yang luar biasa tinggi dapat memicu kambuhnya penyakit ini. Jika Anda belajar untuk mengurangi dan mengelola stres, Anda dapat mengurangi dan mungkin mencegah serangan psoriasis.

Alkohol

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan dapat memicu peningkatan psoriasis. Jika Anda konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, wabah psoriasis mungkin lebih sering terjadi. Mengurangi konsumsi alkohol menjadi pilihan yang cerdas untuk kesehatan kulit Anda. Dokter Anda dapat membantu Anda menyusun rencana untuk program berhenti minum minuman beralkohol jika Anda memerlukan bantuan.

Cedera

Kecelakaan, luka, atau gesekan dapat memicu kambuhnya psoriasis. Injeksi, vaksin, dan sengatan matahari juga dapat memicu munculnya gejala baru.

Obat-obatan

Beberapa obat dianggap pemicu psoriasis. Obat-obatan ini termasuk:

  • lithium
  • obat antimalaria
  • obat tekanan darah tinggi

Infeksi

Psoriasis disebabkan, setidaknya sebagian, oleh sistem kekebalan tubuh yang keliru menyerang sel-sel kulit yang sehat. Jika Anda sakit atau sedang berjuang melawan infeksi, sistem kekebalan tubuh Anda akan menyerang terlalu cepat untuk melawan infeksi tersebut. Ini mungkin dapat memicu psoriasis lainnya. Radang tenggorokan adalah pemicu yang paling umum.

Berikut adalah 10 pemicu psoriasis lainnya yang bisa Anda hindari.

Pilihan pengobatan untuk psoriasis

Psoriasis tidak ada obatnya. Perawatan bertujuan untuk mengurangi peradangan dan sisik pada kulit, memperlambat pertumbuhan sel-sel kulit, dan menghilangkan plak. Perawatan psoriasis terbagi dalam tiga kategori:

Perawatan topikal

Krim dan salep yang dioleskan langsung pada kulit dapat membantu mengurangi psoriasis ringan hingga sedang.

Perawatan psoriasis topikal meliputi:

  • kortikosteroid topikal
  • retinoid topikal
  • anthralin
  • analog vitamin D
  • asam salisilat (salicylic acid)
  • pelembab (moisturizer)

Obat-obatan sistemik

Orang-orang dengan psoriasis tingkat sedang hingga parah, dan mereka yang tidak merespons dengan baik pada beberapa perawatan, mungkin perlu menggunakan obat oral atau injeksi. Banyak dari obat-obatan ini memiliki efek samping yang parah. Dokter biasanya meresepkan obat-obat ini untuk waktu yang singkat.

Obat-obatan ini termasuk:

  • methotrexate
  • cyclosporine (Sandimmune)
  • biologic
  • retinoid

Terapi cahaya

Perawatan psoriasis ini menggunakan sinar ultraviolet (UV) atau cahaya alami. Sinar matahari membunuh sel-sel darah putih yang terlalu aktif yang menyerang sel-sel kulit yang sehat dan menyebabkan pertumbuhan sel yang cepat. Baik sinar UVA maupun UVB dapat membantu mengurangi gejala psoriasis ringan hingga sedang.

Kebanyakan orang dengan psoriasis sedang hingga parah akan mendapat manfaat dari kombinasi perawatan. Jenis terapi ini menggunakan lebih dari satu jenis perawatan untuk mengurangi gejala. Beberapa orang mungkin menggunakan perawatan yang sama sepanjang hidup mereka. Orang lain mungkin perlu mengubah perawatan sesekali jika kulit mereka berhenti merespons dengan apa yang mereka gunakan.

Pelajari lebih lanjut tentang opsi perawatan Anda untuk psoriasis.

Obat untuk psoriasis

Jika Anda memiliki psoriasis sedang hingga berat – atau jika psoriasis berhenti merespons terhadap suatu perawatan – dokter Anda mungkin mempertimbangkan obat oral atau injeksi.

Obat oral dan injeksi yang paling umum digunakan untuk mengobati psoriasis meliputi:

Biologis

Kelas obat ini mengubah sistem kekebalan tubuh Anda dan mencegah interaksi antara sistem kekebalan tubuh Anda dan jalur peradangan. Obat-obatan ini disuntikkan atau diberikan melalui infus intravena (IV).

Retinoid

Retinoid akan mengurangi produksi sel kulit. Setelah Anda berhenti menggunakannya, gejala psoriasis kemungkinan akan kembali lagi. Efek samping dari obat ini yaitu rambut rontok dan radang bibir.

Orang yang sedang hamil atau berencana untuk hamil dalam tiga tahun ke depan tidak boleh memakai retinoid karena risiko kemungkinan cacat lahir.

Siklosporin

Siklosporin (Sandimmune) mencegah respons sistem kekebalan. Ini bisa meredakan gejala psoriasis. Ini juga berarti Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, sehingga Anda bisa lebih mudah sakit. Efek samping termasuk masalah ginjal dan tekanan darah tinggi.

Methotrexate

Seperti siklosporin, metotreksat menekan sistem kekebalan tubuh. Ini dapat menyebabkan lebih sedikit efek samping ketika digunakan dalam dosis rendah. Namun dapat menyebabkan efek samping yang serius dalam jangka panjang. Efek samping yang serius termasuk kerusakan hati dan berkurangnya produksi sel darah merah dan sel darah putih.

Pelajari lebih lanjut tentang obat oral yang digunakan untuk mengobati psoriasis.

Rekomendasi pola makan untuk penderita psoriasis

Makanan tidak dapat menyembuhkan atau bahkan mengobati psoriasis, tetapi makan dengan lebih baik dapat mengurangi gejala Anda. Kelima perubahan gaya hidup ini dapat membantu meringankan gejala psoriasis dan mengurangi serangan psoriasis:

Penurunan berat badan

Jika Anda kelebihan berat badan, menurunkan berat badan dapat mengurangi keparahan kondisi ini. Penurunan berat badan juga dapat membuat perawatan lebih efektifm. Masih belum jelas bagaimana berat badan berhubungan dengan psoriasis, jadi meskipun gejala Anda tidak berubah, penurunan berat badan masih baik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Makan makanan yang menyehatkan jantung

Kurangi asupan lemak jenuh. Ini ditemukan dalam produk hewani seperti daging dan susu. Tingkatkan asupan protein tanpa lemak yang mengandung asam lemak omega-3, seperti salmon, sarden, dan udang. Sumber tanaman omega-3 termasuk kacang walnut, biji rami, dan kedelai.

Hindari makanan pemicu

Psoriasis menyebabkan peradangan. Makanan tertentu juga dapat menyebabkan peradangan. Menghindari makanan tertentu bisa memperbaiki gejala psoriasis. Makanan-makanan ini termasuk:

  • daging merah
  • gula halus
  • makanan yang diproses
  • produk susu

Kurangi minum minuman beralkohol

Konsumsi minum minuman beralkohol dapat meningkatkan risiko kambuhnya penyakit psoriasis. Kurangi atau berhentilah sama sekali. Jika Anda memiliki masalah dengan konsumsi minuman beralkohol, dokter Anda dapat membantu Anda menyusun rencana perawatan lebih lanjut.

Pertimbangkan untuk mengonsumsi vitamin

Beberapa dokter menyarankan pola makan yang kaya akan vitamin daripada vitamin dalam bentuk pil. Namun, seseorang yang paling sehat pun mungkin membutuhkan bantuan untuk mendapatkan nutrisi yang cukup. Tanyakan kepada dokter Anda apakah Anda harus mengonsumsi vitamin sebagai suplemen untuk kebutuhan nutrisi Anda.

Hidup dengan psoriasis

Hidup dengan psoriasis bisa menjadi suatu tantangan, tetapi dengan pendekatan yang tepat, Anda dapat mengurangi kambuhnya penyakit dan menjalani hidup yang sehat dan memuaskan. Tiga hal di bawah ini akan membantu Anda mengatasi penyakit psoriasis dalam jangka pendek maupun jangka panjang:

Pola makan

Menurunkan berat badan dan mempertahankan pola makan yang sehat dapat membantu meringankan dan mengurangi gejala psoriasis. Ini termasuk makan makanan yang kaya akan asam lemak omega-3, biji-bijian, dan makanan yang berasal dari tanaman. Anda juga harus membatasi makanan yang dapat meningkatkan peradangan. Makanan ini termasuk gula olahan, produk susu, dan makanan olahan.

Ada bukti anekdotal bahwa makan buah dan sayuran nighthade dapat memicu gejala psoriasis. Buah-buahan dan sayuran tertentu diantaranya tomat serta kentang putih, terong, dan makanan yang berasal dari lada seperti paprika dan cabai rawit (tetapi bukan lada hitam, yang berasal dari tanaman yang berbeda sama sekali).

Stress

Stres adalah pemicu yang kuat untuk psoriasis. Belajar mengelola dan mengatasi stres dapat membantu Anda mengurangi kambuhnya penyakit dan meredakan gejala yang akan muncul. Cobalah hal-hal berikut ini untuk mengurangi stres Anda:

  • meditasi
  • menulis catatan harian
  • olah nafas
  • yoga

Kesehatan emosional

Orang dengan psoriasis lebih cenderung mengalami masalah depresi dan harga diri. Anda mungkin merasa kurang percaya diri ketika bintik-bintik baru muncul di permukaan kulit. Berbicara dengan anggota keluarga tentang bagaimana psoriasis mempengaruhi Anda mungkin sulit. Siklus kondisi yang konstan mungkin menyebabkan frustrasi juga.

Semua masalah emosional ini biasanya benar adanya. Penting bagi Anda menemukan sumber daya untuk menanganinya. Ini mungkin termasuk berbicara dengan ahli kesehatan mental profesional atau bergabung dengan sebuah kelompok untuk orang-orang dengan penyakit psoriasis.

Pelajari lebih lanjut tentang hidup dengan psoriasis.

Psoriasis dan arthritis (radang sendi)

Sekitar 30 dan 33 persen orang dengan psoriasis akan menerima diagnosis arthritis psoriatik, menurut pedoman klinis terbaru dari AAD dan NPF.

Jenis arthritis ini menyebabkan pembengkakan, rasa sakit, dan peradangan pada sendi yang terkena. Penyakit ini umumnya keliru untuk diketahui sebagai penyakit rheumatoid arthritis atau asam urat. Munculnya area kulit merah yang meradang dengan plak biasanya membedakan jenis artritis ini dengan yang lainnya.

Arthritis psoriatik adalah kondisi kronis. Seperti psoriasis, gejala radang sendi psoriatik mungkin datang dan pergi, bergantian antara kambuh dan sembuh. Artritis psoriatik juga dapat berlanjut, dengan gejala dan masalah yang konstan.

Kondisi ini biasanya mempengaruhi persendian pada jari tangan atau kaki. Ini juga dapat mempengaruhi punggung bagian bawah, pergelangan tangan, lutut, atau pergelangan kaki Anda.

Kebanyakan orang yang menderita radang sendi psoriatik menderita psoriasis. Namun, ada kemungkinan untuk munculnya kondisi sendi tanpa diagnosis psoriasis. Kebanyakan orang yang menerima diagnosis artritis tanpa psoriasis memiliki anggota keluarga yang memiliki masalah kondisi kulit.

Perawatan untuk radang sendi psoriatik dapat berhasil meringankan gejala, menghilangkan rasa sakit, dan meningkatkan mobilitas sendi. Seperti halnya psoriasis, menurunkan berat badan, mempertahankan pola makan yang sehat, dan menghindari pemicu juga dapat membantu mengurangi radang sendi psoriatik. Diagnosis dini dan rencana perawatan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi parah, termasuk kerusakan sendi.

Pelajari lebih lanjut tentang radang sendi psoriatik.

Statistik psoriasis

Psoriasis dapat dimulai pada usia berapa pun, tetapi sebagian besar diagnosis terjadi pada usia dewasa. Usia rata-rata adalah antara 15 hingga 35 tahun. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), beberapa penelitian memperkirakan bahwa sekitar 75 persen kasus psoriasis didiagnosis sebelum usia 46 tahun. Masa puncak diagnosis kedua dapat terjadi pada akhir 50-an dan awal 60-an.

Menurut WHO, pria dan wanita sama-sama bisa terpengaruh. Orang dengan kulit putih terpengaruh secara tidak proporsional. Orang-orang dengan kulit berwarna membentuk proporsi yang sangat kecil dari diagnosis psoriasis.

Memiliki anggota keluarga dengan kondisi penyakit ini akan meningkatkan risiko Anda terkena psoriasis. Namun, banyak orang dengan kondisi ini tidak memiliki riwayat keluarga sama sekali. Beberapa orang dengan riwayat keluarga bisa juga tidak akan menderita psoriasis.

Sekitar sepertiga orang dengan psoriasis akan didiagnosis dengan arthritis psoriatik. Selain itu, orang dengan psoriasis lebih mungkin untuk mengembangkan kondisi seperti:

  • diabetes tipe 2
  • penyakit ginjal
  • penyakit jantung
  • tekanan darah tinggi

Meskipun data yang ada belum lengkap, penelitian menunjukkan kasus psoriasis menjadi lebih umum di masyarakat. Apakah itu karena orang berkembangnya kondisi kulit atau dokter tidak jelas dalam mendiagnosis.

Lihat lebih banyak statistik tentang psoriasis.